Tuesday, June 22, 2021
Depan > Kemasyarakatan > RSUD Tongas Covidkan Ibu Hamil Tidak Benar

RSUD Tongas Covidkan Ibu Hamil Tidak Benar

Reporter : Wahed Efendi
KRAKSAAN – Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica menyampaikan bahwa berita yang beredar bahwa RSUD Tongas meng-Covid-kan ibu hamil (bumil) itu tidak benar.

“Yang terjadi adalah, ibu hamil tersebut di Puskesmas Besuk sudah bukaan 7 dengan hasil rapid tes antibodi reaktif, sehingga direncanakan untuk dirujuk ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Tetapi karena ruang isolasi di RSUD Waluyo Jati Kraksaan penuh sehingga bumil tersebut harus dirujuk ke RSUD Tongas,” katanya.

Menurut Dewi, Puskesmas Besuk sudah memberikan KIE kepada suami, suami juga sudah menandatangani surat persetujuan rujuk ke RSUD Tongas. Bahkan Puskesmas Besuk sudah memvideo proses edukasi kepada keluarga.

“Video sudah dikirim ke RSUD Tongas sebagai syarat sebelum merujuk dan sudah diterima oleh RSUD Tongas. Setelah melahirkan, esok harinya pasien dilakukan swab tanggall 12 dan 13 Nopember 2020,” jelasnya.

Dewi menegaskan terkait adanya intimidasi dari petugas kesehatan, pihaknya merasa tidak benar mengenai hal tersebut. Sebab, siapapun pasti akan dilayani baik itu di rumah sakit maupun di puskesmas. “Apalagi dengan kondisi yang darurat, seperti ibu hamil tersebut yang sudah bukaan 7, pasti akan ditangani dulu emergencynya,” tegasnya.

Lebih lanjut Dewi menerangkan ibu hamil biasanya memiliki sistem imun yang rendah sehingga rentan untuk terinfeksi, baik virus maupun bakteri. Di masa pandemi ini, siapapun dapat tertular, termasuk ibu hamil. Walaupun sebagian besar bumil tersebut tanpa gejala atau bergejala ringan.

“Sehingga ibu hamil perlu dilakukan pemeriksaan Covid-19 untuk menentukan penatalaksanaan kehamilannya. Infeksi vertikal ibu ke bayi sejauh ini belum terbukti, tetapi tetap harus menjaga kebersihan diri, proteksi diri dan menerapkan 3M,” terangnya.

Dewi menambahkan menanggapi hasil swab yang lama keluar karena sejak hari Jum’at minggu lalu, Lab Covid-19 RSUD Waluyo Jati Kraksaan ada kendala dengan alat/reagen PCR-nya sehingga pemeriksaan sampel pada minggu-minggu tersebut sempat tertunda.

“Hasil swab pertama dan kedua hasilnya sudah keluar. Dua-duanya hasilnya positif semua. KIE kepada keluarga sudah dilakukan, akhirnya keluarga menerima penjelasan dan tetap melanjutkan rawat inap di RSUD Tongas,” pungkasnya. (hed)

cww trust seal