Wednesday, October 20, 2021
Depan > Pendidikan > 54 Guru SD Multigrade Dilatih Numerasi

54 Guru SD Multigrade Dilatih Numerasi

Reporter : Wahed Efendi
KRAKSAAN – Sebanyak 54 orang guru SD dari 18 lembaga SD multigrade di Kabupaten Probolinggo mendapatkan pelatihan numerasi dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo, Senin hingga Rabu (16-18/11/2020).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di ruang pertemuan SDN Semampir 1 Kecamatan Kraksaan ini, 18 lembaga SD multigrade ini berasal dari 9 kecamatan meliputi Kecamatan Kotaanyar, Besuk, Paiton, Pakuniran, Kraksaan, Pajarakan, Krejengan, Gading dan Krucil. Dimana masing-masing kecamatan mengirim 3 orang guru.

Selama kegiatan mereka dipandu oleh narasumber yang berasal dari Tim INOVASI terdiri dari guru SDN Ngadisari 1, Kepala SDN Ngadisari 2 serta 2 orang guru dari SDN Sukapura 3 Kecamatan Sukapura. Materi yang diberikan berupa pemahaman konsep Matematika serta pola dan pola bilangan.

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi melalui Kepala Bidang Pembinaan SD Sri Agus Indariyati mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ketrampilan kepada para guru supaya mempunyai kemampuan bagaimana cara cepat belajar Matematika agar anak didik menjadi senang. Sebab ini merupakan kelas yang khusus.

“Saat ini di Kabupaten Probolinggo terdapat 616 lembaga SD. Dari jumlah tersebut, 91 lembaga sudah menjadi sekolah multigrade berdasarkan Surat Keputusan Bupati Probolinggo. Hari ini baru 18 lembaga yang diberikan kesempatan mengikuti pelatihan numerasi,” katanya.

Menurut Sri Agus, SD multigrade ini berbeda dengan sekolah pada umumnya. Karena dalam sekolah multigrde, dalam satu kelas itu berisi siswa dengan tingkat kelas berbeda. Artinya, seorang guru mengajar dua kelas dalam satu ruangan.

“Selanjutnya guru-guru yang dilatih ini akan memegang kelas rangkap. Karena memang pembelajaran kelas rangkap itu berbeda dengan yang lain. Harapannya mereka mampu menguasai materi yang diberikan narasumber yang bisa diterapkan pada saat proses pembelajaran di lembaganya masing-masing,” pungkasnya. (hed)