Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Pertuni Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Braille Bagi Penyandang Disabilitas Netra

Pertuni Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Braille Bagi Penyandang Disabilitas Netra

KRAKSAAN – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Probolinggo menggelar pelatihan baca tulis Braille bagi anggota penyandang disabilitas netra. Kegiatan yang diikuti oleh 32 orang peserta tersebut dibuka secara resmi pada Sabtu (19/9/2026) di aula SLB Dharma Asih Kraksaan.

Pembukaan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo, Kepala SLB Dharma Asih Kraksaan Slamet serta Ketua DPC Pertuni Kabupaten Probolinggo Moh. Ansori.

Pelatihan yang akan dilaksanakan selama lima kali pertemuan ini menghadirkan instruktur Rahman Hadi dari DPC Pertuni Kabupaten Jember, dan Fatimah dari DPC Pertuni Kabupaten Bondowoso.

Ketua DPC Pertuni Kabupaten Probolinggo Moh. Ansori mengatakan pelatihan Braille ini secara khusus menyasar anggota pemula agar memiliki kemampuan dasar membaca dan menulis menggunakan huruf Braille. Para peserta dibagi menjadi dua kelompok terdiri dari tingkat dasar bagi anggota yang belum memahami Braille dan tingkat lanjutan bagi peserta yang sudah memiliki kemampuan dasar.

“Ini pelatihan baca tulis Braille bagi anggota penyandang disabilitas netra, terutama yang menjadi sasaran kami adalah anggota pemula. Harapannya, teman-teman ini setidaknya sudah punya dasar terkait dengan Braille,” katanya.

Puluhan anggota penyandang disabilitas netra mengikuti pelatihan braille di aula SLB Dharma Asih Kraksaan. (Foto : Kominfo/Syamsul Akbar)

Menurut Ansori, peserta tingkat dasar akan mendapatkan materi mulai dari pengenalan titik-titik Braille hingga tanda baca. Sementara peserta tingkat lanjutan akan mempelajari materi yang lebih kompleks, di antaranya simbol matematika, tulisan singkat hingga Al-Quran Braille.

“Pembagian kelas tersebut dilakukan agar materi yang diberikan sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta. Dengan begitu, peserta pemula tidak kesulitan mengikuti pembelajaran, sedangkan peserta yang sudah memiliki dasar dapat mengembangkan kemampuannya,” jelasnya.

Ansori menerangkan kemampuan membaca dan menulis Braille tetap penting bagi penyandang tunanetra di tengah perkembangan teknologi digital. Teknologi dan Braille bukan sesuatu yang harus dipertentangkan, tetapi justru dapat digunakan secara beriringan. “Teknologi dan Braille itu tidak bisa dipisahkan, tapi saling bergandengan. Karena Braille itu tidak ada batas. Kalau HP dan laptop masih ada batas,” terangnya.

Ansori mencontohkan, perangkat elektronik membutuhkan sumber daya seperti baterai untuk dapat digunakan. Sementara Braille tetap dapat digunakan selama tersedia kertas dan alat tulis. “Kalau misalnya HP itu tidak ada baterainya, laptop tidak ada baterainya, itu kan bingung kita-kita mau nulis dan membaca. Tapi kalau Braille selama ada kertas bisa,” tegasnya.

Lebih lanjut Ansori menegaskan salah satu kunci agar peserta cepat memahami Braille adalah dengan terus berlatih dan menggunakannya. Kepekaan tangan menjadi bagian penting dalam proses membaca maupun menulis Braille. “Kuncinya itu sering-sering digunakan. Karena kepekaan tangan itu yang membuat kita bisa lancar untuk membaca dan menulis,” lanjutnya.

DPC Pertuni Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan Braille bagi penyandang disabilitas netra. (Foto : Kominfo/Syamsul Akbar)

Ansori berharap pelatihan tersebut tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Peserta yang telah memiliki kemampuan diharapkan dapat membagikan pengetahuannya kepada anggota tunanetra lainnya.

“Harapannya ini bisa ditindaklanjuti oleh teman-teman sendiri. Kami memang punya program door to door, tapi kurang efektif karena banyak biaya. Alhamdulillah ini ada hibah sehingga kami bisa mengumpulkan teman-teman. Harapannya, dari teman-teman ini bisa jadi salah satu alumni yang menyebarkan ke yang lain,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info