Depan > Kesehatan > Kecamatan Kraksaan Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19

Kecamatan Kraksaan Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Saat ini di Kabupaten Probolinggo orang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 7.306 kasus dengan keterangan 65 kasus aktif yang masih dirawat dan menjalani isolasi, 6.745 kasus sembuh dan 496 kasus meninggal dunia.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganans Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan total kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo hingga 08 Pebruari 2022 bertambah sebanyak 29 kasus sehingga totalnya secara kumulatif mencapai 7.306 kasus.

“Penambahan kasus harian tertinggi disumbangkan oleh Kecamatan Kraksaan sebanyak 10 kasus serta penambahan kasus harian tertinggi kedua disumbangkan oleh Kecamatan Pajarakan dan Dringu masing-masing sebanyak 3 kasus sehingga total kasus secara kumulatif di Kecamatan Kraksaan mencapai 1.216 kasus, Kecamatan Pajarakan mencapai 474 kasus dan Kecamatan Dringu mencapai 761 kasus,” katanya.

Penyumbang kasus harian tertinggi ketiga berada di Kecamatan Paiton dan Leces masing-masing sebanyak 2 kasus serta penyumbang kasus harian selanjutnya berada di Kecamatan Gending, Krejengan, Pakuniran, Lumbang, Tegalsiwalan, Sumberasih, Banyuanyar, Wonomerto dan Tongas masing-masing sebanyak 1 kasus.

Total kasus secara kumulatif yang ada di wilayah Kecamatan Paiton mencapai 760 kasus, Kecamatan Leces mencapai 450 kasus, Kecamatan Gending mencapai 434 kasus, Kecamatan Krejengan mencapai 260 kasus, Kecamatan Pakuniran mencapai 214 kasus, Kecamatan Lumbang mencapai 77 kasus, Kecamatan Tegalsiwalan mencapai 165 kasus, Kecamatan Sumberasih mencapai 356 kasus, Kecamatan Banyuanyar mencapai 227 kasus, Kecamatan Wonomerto mencapai 114 kasus dan Kecamatan Tongas mencapai 245 kasus.

“Dengan adanya tambahan 29 kasus ini, Kecamatan Kraksaan masuk ke dalam zona merah atau resiko sangat tinggi, 5 kecamatan meliputi Kecamatan Sumberasih, Dringu, Gending, Pajarakan dan Paiton masuk dalam zona orange atau resiko tinggi dan 12 kecamatan masuk zona kuning atau resiko sedang, sehingga ada 6 kecamatan yang masuk dalam zona hijau atau resiko rendah karena tidak ada kasus Covid-19,” jelasnya.

Jumlah perkembangan konfirmasi aktif kecamatan tertinggi di Kabupaten Probolinggo berada di Kecamatan Kraksaan sebanyak 15 kasus, Kecamatan Gending sebanyak 9 kasus, Kecamatan Dringu sebanyak 7 kasus serta Kecamatan Paiton, Sumberasih dan Pajarakan masing-masing sebanyak 6 kasus.

“Dari sisi kesembuhannya, hari ini ada tambahan 1 kasus kesembuhan sehingga total secara kumulatif untuk angka kesembuhan di Kabupaten Probolinggo mencapai 6.745 kasus dari total 7.306 kasus,” terangnya.

Penambahan kesembuhan harian ini disumbangkan oleh Kecamatan Bantaran sebanyak 1 kasus. Dengan demikian total kesembuhan secara kumulatif di Kecamatan Bantaran mencapai 85 kasus dari total 90 kasus.

“Sementara untuk kasus kematian per hari ini tidak ada penambahan kasus. Dengan demikian total jumlah kasus kematian secara kumulatif di Kabupaten Probolinggo mencapai 496 kasus. Jumlah kasus kematian tertinggi di Kabupaten Probolinggo berada di Kecamatan Kraksaan mencapai 68 kasus,” tegasnya.

“Sedangkan untuk jumlah kasus suspect (ODP dan PDP masih dirawat) di Kabupaten Probolinggo hingga hari ini sudah mencapai 1 kasus dan kasus discarded (sembuh dari kasus suspect) sebanyak 931 kasus,” pungkasnya. (wan)