Depan > Kemasyarakatan > Porprov 2022, Atlit Wushu Sumbang Medali Emas Pertama

Porprov 2022, Atlit Wushu Sumbang Medali Emas Pertama

Reporter : Syamsul Akbar
JEMBER – Kontingen Kabupaten Probolinggo berhasil meraih medali emas pertama dalam keikutsertaannya pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur tahun 2022, Senin (27/6/2022).

Medali emas pertama ini disumbangkan oleh cabang olahraga (cabor) Wushu. Hal ini menyusul setelah atlit Wushu Ahmad Hadar Mahbubi yang turun dalam kelas Sanda 75 kilogram (kg) berhasil mengalahkan lawannya Vino Jordan asal Kabupaten Malang.

Dalam partai final cabor Wushu yang digelar di Balai Serba Guna Jember tersebut, Ahmad Hadar berhasil mengatasi perlawanan dari Vino Jordan dengan kemenangan yang cukup meyakinkan. Dengan cepat dan akurat, Ahmad Hadar berhasil mendorong dan membanting lawannya hingga keluar arena.

“Alhamdulillah akhirnya bisa merasakan medali emas diajang Porprov Jawa Timur. Medali emas ini saya persembahkan untuk masyarakat Kabupaten Probolinggo, terutama untuk kedua orang tua saya,” kata Ahmad Hadar Mahbubi bangga.

Sementara Ketua Pengkab Wushu Probolinggo Eko Sumedhi mengungkapkan medali emas ini merupakan medali emas pertama yang diraih cabor Wushu dalam Porprov Jatim untuk kontingen Kabupaten Probolinggo.

“Ini adalah emas pertama bagi cabor Wushu dalam keikutsertaan Porprov Jatim. Pertama kali ikut Porprov tahun 2011, Wushu mendapatkan 2 medali perak dan sekarang mendapatkan emas,” ujarya.

Eko menjelaskan dalam Porprov ini pihaknya tidak berbicara target, tetapi bagaimana anak asuhnya bisa bermain maksimal. “Yang terpenting atlit bermain maksimal dan tidak membebani atlit supaya mentalnya tetap terjaga,” terangnya.

Lebih lanjut Eko menerangkan kelebihan yang dimiliki atlitnya ini berada pada fisiknya karena memang kesehariannya bekerja di sawah. Selain itu orangnya pekerja keras dan kuat serta memiliki keinginan yang tinggi.

“Sebelum berangkat dia diterima sebagai satpam di pabrik Sidoarjo. Tetapi dia tolak karena ingin mengejar prestasi lebih tinggi. Sebab janji Kapolres beberapa waktu lalu, jika bisa juara maka diberi kesempatan untuk daftar polisi. Harapan kita dari perolehan emas ini bisa memacu pengurus lebih baik lagi karena mempertahankan ini yang berat,” tegasnya.

Sedangkan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko mengaku sangat bangga dan senang dengan raihan medali emas oleh atlit Wushu Kabupaten Probolinggo. Sebab sumbangan medali emas ini akan memotivasi atlit lain yang memperkuat kontingen Kabupaten Probolinggo.

“Luar biasa sekali perjuangan dari Ahmad Hadar ini hingga bisa meraih medali emas. Semoga ke depan atlit-atlit lain juga segera menyusul untuk meraih medali bagi kontingen Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Sugeng, selama pertandingan final berlangsung Ahmad Hadar bermain all out dan menampilkan permainan terbaiknya. Meskipun lawannya berat dan memiliki teknis wushu yang bagus, tetapi atlit asal Desa Liprak Kulon Kecamatan Banyuanyar ini mampu mengimbangi dan bermain lebih baik.

“Harapan ke depan prestasi cabor Wushu bisa lebih ditingkatkan lagi. KONI ingin mendatangkan pelatih yang benar-benar menguasai ilmu Wushu sehingga bisa dikembangkan lebih baik lagi. Semoga medali emasnya tidak hanya satu tetapi bisa lebih,” pungkasnya. (wan)