Wednesday, October 27, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Wabup Timbul Pimpin Rakor Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi

Wabup Timbul Pimpin Rakor Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Dalam rangka mengantisipasi serta menanggulangi bencana hidrometeorologi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi, Jum’at (31/1/2020) pagi di ruang pertemuan rumah dinas Wakil Bupati Probolinggo.

Rakor yang dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko ini diikuti oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi serta sejumlah OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Probolinggo yang memiliki peralatan untuk mendukung kebencanaan.

Bencana hidrometeorologi sendiri adalah bencana yang diakibatkan oleh parameter-parameter seperti curah hujan, kelembaban, temperature dan angin. Terdapat 12 potensi bencana itu diantaranya banjir, banjir bandang, gelombang ekstrem dan abrasi, gempa bumi, kegagalan teknologi, kekeringan, wabah penyakit, erupsi gunung, cuaca ekstrem, tanah longsor, tsunami serta kebakaran hutan dan lahan.

Pelaksana teknis dan langkah-langkah strategi yang harus dipersiapkan untuk penanganan kebencanaan di Kabupaten Probolinggo meliputi sarana dan prasarana pendukung yang dimiliki oleh OPD harus ikut andil dan siap difungsikan untuk kebutuhan penanganan kebencanaan.

Wabup Probolinggo Timbul Prihanjoko menghimbau dengan adanya penanggulangan bencana hidrometeorologi, para relawan dan tim penanggulangan bencana harus siap dan gerak cepat pada saat terjadinya bencana. OPD yang memiliki peralatan dan pasukan khusus penanganan kebencanaan harus fokus dan secara cepat terjun kelokasi bencana.

“Ada informasi bencana dari masyarakat dan masuk pada BPBD, secara teknis segera tindak lanjuti untuk hadir ke lokasi bencana OPD yang ikut pada tim penanganan bencana tanpa harus menunggu disposisi dari pimpinan OPD. Ada informasi yang jelas terjadinya bencana dan butuh penanganan secepatnya, tim penanganan bencana daerah Kabupaten Probolinggo segera menuju lokasi dan cepat ditangani,” pintanya.

Menurut Wabup Timbul, bukan hanya merespon siap pada saat apel tanggap bencana saja. “Akan tetapi pada setiap terjadinya bencana, tim penanggulangan bencana dan relawan harus siap, sigap dan cepat untuk melakukan penanganan dengan membawa peralatan yang dimiliki oleh OPD yang masuk tim penanggulangan bencana,” pungkasnya. (y0n)