Thursday, October 8, 2026
Depan > Pendidikan > Peringati Hari Batik Nasional 2026, TKIT Permata Kraksaan Gelar Fashion Show

Peringati Hari Batik Nasional 2026, TKIT Permata Kraksaan Gelar Fashion Show

KRAKSAAN – Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional tahun 2026, TK Islam Terpadu (TKIT) Permata Kraksaan menggelar fashion show baju batik bertema “Aku Cinta Batik Indonesia”. Kegiatan tersebut diikuti 173 murid Kelompok A dan B di halaman TKIT Permata Kraksaan, Jum’at (2/10/2025).

Kegiatan kokurikuler tersebut menjadi cara TKIT Permata Kraksaan mengenalkan batik kepada anak-anak sejak usia dini. Para murid tampil mengenakan beragam busana batik Nusantara dengan penuh percaya diri dan keceriaan.

Peringatan Hari Batik Nasional tidak hanya dikemas dalam bentuk peragaan busana. Kegiatan tersebut juga diintegrasikan dengan pembelajaran 8 Dimensi Profil Lulusan, sehingga anak-anak mendapatkan pengalaman mengenal budaya sekaligus belajar membangun karakter.

Kepala TKIT Permata Kraksaan Anita Supristiwaningsih mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menanamkan kecintaan terhadap batik sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia.

“Kegiatan ini adalah wujud syukur kami atas nikmat Allah SWT yang menganugerahkan kekayaan budaya yang luar biasa indah yaitu batik. Melalui batik, kami ingin menanamkan sejak dini pada anak bahwa mencintai budaya Indonesia adalah bagian dari rasa syukur dan identitas sebagai muslim Indonesia yang berkarakter,” ujarnya.

TKIT Permata Kraksaan memperingati Hari Batik Nasional tahun 2026 dengan menggelar fashion show baju batik bertema “Aku Cinta Batik Indonesia”. (Foto : TKIT Permata)

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak juga diperkenalkan dengan batik khas Kabupaten Probolinggo. “Kami mengenalkan sejumlah motif antara lain anggur, mangga dan daun tembakau yang menjadi bagian dari kekayaan lokal Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Menurut Anita, pengenalan batik lokal tersebut menjadi bagian penting dalam peringatan Hari Batik Nasional. Anak-anak tidak hanya mengenal batik dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga mengetahui bahwa daerah mereka memiliki kekayaan batik yang patut dikenal dan dibanggakan.

“Kami sengaja memilih batik khas Kabupaten Probolinggo untuk dikenalkan kepada anak-anak, agar mereka tahu bahwa di daerahnya sendiri ada batik yang tidak kalah indah. Ini adalah cara kami menumbuhkan rasa memiliki dan bangga terhadap kekayaan Indonesia dari lingkungan terdekat,” terangnya.

Selain mengenalkan budaya, fashion show baju batik juga dimanfaatkan sebagai sarana melatih keberanian dan kemandirian anak. Setiap murid diberi kesempatan berjalan di atas karpet hijau, tersenyum, memberikan salam serta memperkenalkan batik yang dikenakannya di hadapan guru dan teman-teman.

“Anak-anak belajar untuk sabar menunggu giliran tampil, tertib mengantre dan memberikan dukungan kepada teman yang sedang tampil. Pembiasaan ini sejalan dengan nilai Syukur, Sabar dan Karakter (SRC) yang menjadi ciri khas TKIT Permata Kraksaan,” tambahnya.

Salah satu siswa TKIT Permata Kraksaan saat mengikuti fashion show baju batik. (Foto : TKIT Permata)

Suasana peringatan Hari Batik Nasional berlangsung meriah. Anak-anak tampil dengan busana batik dan menunjukkan keberanian mereka di hadapan guru serta teman-teman. Murid perempuan juga mengenakan jilbab sesuai dengan pembiasaan adab berpakaian Islami.

“Melalui peringatan Hari Batik Nasional ini kami berharap kecintaan terhadap batik dapat tumbuh sejak usia dini. Pengenalan budaya Indonesia di lingkungan sekolah diharapkan menjadi bagian dari pembentukan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, nilai keislaman dan rasa bangga terhadap budaya bangsa,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info