Tuesday, June 25, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Pemasangan 22 Titik PJU di Median Jalan Kota Kraksaan Bakal Segera Rampung

Pemasangan 22 Titik PJU di Median Jalan Kota Kraksaan Bakal Segera Rampung

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemasangan 22 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di median jalan Kota Kraksaan bakal segera rampung dalam waktu dekat. Saat ini proses pemasangan PJU tersebut masih dalam tahap penurunan PJU lama.

Untuk pemasangan tiang besi PJU yang baru direncanakan akan dimulai pada Kamis tanggal 4 Nopember 2021 mendatang. Proses pemasangan PJU baru ini menelan biaya sebesar Rp 731 juta.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo Taufik Alami mengungkapkan semua bahan untuk proses pemasangan PJU di 22 titik ini sudah ada. Tinggal menunggu tiang PJU baru yang diperkirakan datang pada Kamis mendatang.

“Jadi memang terlambat karena memang jadwalnya seperti itu. Sebelumnya memang untuk PJU dimatikan karena masih harus memindah meteran dan pembongkaran PJU yang lama. Proses membongkar itu lama tidak cukup waktu 3 hari,” katanya.

Taufik menjelaskan pembongkaran PJU dan pemindahan meteran ini dilakukan dengan memperhatikan faktor keselamatan dan kehati-hatian. Sebab disana banyak kabel-kabel bukan hanya milik Dishub Kabupaten Probolinggo saja. Setelah itu masih ada proses pengecoran untuk pondasi tiang PJU yang baru.

“Itu proses yang harus dilakukan dan tidak bisa langsung dipasang. Karena masih butuh waktu agar pondasi corannya kering dahulu. Jadi untuk sementara kita memakai tiang bambu supaya jalannya terang. Nanti setelah tiang besi PJU yang baru terpasang, bambunya akan dilepas,” jelasnya.

Menurut Taufik, banyaknya median jalan maupun PJU yang rusak selama ini bukan karena ditabrak oleh kendaraan. Tetapi kendaraan itu putar baliknya yang terlalu dekat dengan median jalan. Namun nantinya, setiap sudut median itu akan diberi semacam pagar besi sebagai pelindung agar tiang PJU tidak tertabrak kendaraan.

“Kita sudah koordinasi dengan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) agar tamannya diperindah dan diperbaiki. Sering-sering lakukan pemangkasan pohon yang menutupi lampu jalan agar lampu jalannya kelihatan,” terangnya.

Lebih lanjut Taufik menegaskan untuk PJU baru ini kabelnya terpisah dengan lampu taman yang ada di median jalan. Bahkan kini setiap median jalan ada meterannya sendiri. Hal ini untuk mempermudah pengecekannya jika ada gangguan terhadap PJU.

“Gelapnya PJU di wilayah Kota Kraksaan selama ini bukan karena faktor pembiaran. Tetapi itu adalah proses perbaikan yang membutuhkan waktu yang lama. Oleh karenanya masyarakat kita himbau agar dapatnya memberikan sumbangsih untuk melindungi aset yang ada karena manfaatnya juga untuk masyarakat,” tegasnya.

Taufik menambahkan PJU ini selain untuk keindahan juga untuk keamanan. Diharapkan semua pihak bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa selama ini bukan dibiarkan gelap, tetapi itu adalah proses perbaikan yang membutuhkan waktu.

“Setelah turun ke lokasi dan melihat langsung proses pembenahannya, saya memastikan pelaksanaan pemasangan PJU di 22 titik ini sudah sesuai jadwal. Selain itu, bahan-bahannya sudah sesuai. Saat ini proses pembenahan PJU sudah berlangsung dengan baik. Tentunya akan kita kawal terus sampai selesai dan bisa dinikmati oleh masyarakat,” pungkasnya. (wan)