Sunday, May 19, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Masyarakatkan Olahraga Paramotor

Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Masyarakatkan Olahraga Paramotor

Reporter : Syamsul Akbar
PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus berupaya memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19. Salah satunya melalui keterlibatan dari UMKM di setiap destinasi yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Upaya tersebut akan dilakukan dengan kegiatan olahraga paramotor yang dapat memacu adrenalin sekaligus bisa terbang melihat keindahan alam dari udara. Kini Pemkab Probolinggo mencoba memasyarakatkan olahraga paramotor ini bersinergi dengan Pengurus Provinsi Paramotor Jawa Timur.

Minggu (20/2/2022) pagi dilakukan latihan bersama paramotor di kawasan Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. Latihan bersama ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto, Ketua Pengurus Provinsi Paramotor Jawa Timur Agung Priyo Jatmiko serta sejumlah pengurus.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto didampingi Ketua Pengurus Provinsi Paramotor Jawa Timur Agung Priyo Jatmiko mencoba olahraga paramotor sambil berputar-putar di atas udara Pulau Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih dan seputaran Pantai Bentar Desa Curahsawo Kecamatan Gending.

Hampir sekitar 1 (satu) jam Anung Widiarto menikmati keindahan alam Pulau Gili Ketapang dan Pantai Bentar dari udara. Bahkan rasa kagum disampaikan olehnya ketika sudah mendarat kembali. “Luar biasa sekali keindahan alam Pulau Gili Ketapang dan Pantai Bentar jika dilihat dari udara. Kita juga bisa selfie dengan latar belakang dua destinasi ini dari udara,” kata Anung Widiarto.

Menurut Anung, upaya pengembangan olahraga paramotor dengan keterlibatan sektor UMKM ini sesuai dengan tagline Endless Probolinggo. Artinya, kalau bicara Kabupaten Probolinggo tidak akan ada habisnya.

“Kabupaten Probolinggo memiliki banyak sekali destinasi yang bisa dilihat, dikunjungi dan dinikmati. Oleh sebab itu kami ingin bergerak bersama-sama. Artinya olahraga dan ekonominya sama-sama dapat. Artinya jika nanti olahraga paramotor ini dikembangkan di destinasi-destinasi, tentunya tidak luput dari keramaian,” jelasnya.

Anung menerangkan, keramaian inilah yang harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk membangkitkan kembali perekonomian di masa pandemi Covid-19. Pelaku UMKM harus melihat potensi dengan baik. Jadi dalam posisi sekarang masih pandemi, mungkn ini peluang bagaimana UMKM bisa eksis memasarkan produknya.

“Olahraga paramotor ini tentunya memiliki magnet yang luar biasa. UMKM tentu akan mengikuti seperti adanya madu. Dengan adanya madu, tentunya semut akan datang dengan sendirinya dan akan banyak pendukung lainnya sehingga perkembangan ekonomi berjalan. Mudah-mudahan paramotor ini bisa mendukung Kabupaten Probolinggo dalam peningkatan geliat ekonomi di Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Sementara Ketua Pengurus Provinsi Paramotor Jawa Timur Agung Priyo Jatmiko mengungkapkan kegiatan latihan ini rutin dilakukan untuk maintenance skill para pilot paramotor Jawa Timur. Kebetulan kadang-kadang ada masyarakat yang ingin joinflat terbang tandem.

“Kebetulan hari ini Pak Anung yang ingin merasakan terbang tandem paramotor sekaligus membantu kita untuk bagaimana memasyarakatkan komunitas ini. Serta meningkatkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Sebagai persiapan mengikuti olahraga paramotor jelas Agung, pilotnya memang perlu skill up terus maintenance skill. Kemudian hardwarenya mesin dan segala macam dipersiapkan dengan baik supaya tidak ngadat di udara serta payungnya. Selain itu kecocokan cuaca dengan kegiatan ini. Untuk saat ini kebetulan angin tidak terlalu kencang dan tidak terlalu pelan. Hal ini bagus untuk penerbangan paramotor.

“Semoga olahraga paramotor ini bisa memasyarakat. Bagi saya pribadi bisa berbagi ilmu dan sesuatu yang bermanfaat bisa menjadi ladang pahala. Sekaligus memasyarakatkan olahraga ini semakin banyak orang terbang di Kabupaten Probolinggo. Sebab Kabupaten Probolinggo dikaruniai oleh Allah itu kawasan pantai dan gunung yang merupakan lokasi ideal untuk kegiatan olahraga paramotor,” tegasnya.

Agung menambahkan Kabupaten Probolinggo memiliki potensi yang sangat banyak. Kalau olahraga paramotor ini bisa dilakukan di sepanjang pantai utara baik Pantai Bentar, Pantau Duta atau spot lain yang mungkin pemerintah atau pengusaha ingin membuka wilayah itu sangat ideal karena paramotor lebih cocok di kawasan pantai.

“Tidak ada kriteria khusus bagi masyarakat yang ingin mencoba paramotor. Kita ini selain mau berolahraga juga mau fun menikmati karunia Allah dari langit. Kita bisa terbang seperti burung dan bisa shelfi saja itu sudah sesuatu yang sangat spesial. Sebab kalau umumnya orang shelfie itu di darat, tapi ini di udara dengan latar belakang mungkin rumah, sekolah, kantor dan lain sebagainya,” pungkasnya. (wan)