Saturday, April 13, 2024
Depan > Pemerintahan > Kurangi Pengangguran, Wabup Timbul Persilahkan Investor Masuk

Kurangi Pengangguran, Wabup Timbul Persilahkan Investor Masuk

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko membuka kran bagi para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Probolinggo. Sebagai upaya menekan pengangguran terbuka di Bumi Rengganis.

“Pengumuman, investor silahkan masuk. Jangan takut-takut, silakan ke saya. Saya buka lebar-lebar bagi para investor yang ingin masuk ke Kabupaten Probolinggo,” kata Wabup Timbul, Jum’at (9/12/2022).

Hal itu kata Wabup bertujuan untuk kembali meningkatkan perekonomian di Kabupaten Probolinggo pasca diterpa pandemi Covid-19. Juga sebagai upaya menekan pengangguran terbuka di Kabupaten Probolinggo.

“Jangan takut untuk berinvestasi di Kabupaten Probolinggo,” lanjutnya.

Berdasarkan data BPS Kabupaten Probolinggo, tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2022 sebesar 3,25 persen. Prosentase itu.turun dibandingkan 3 tahun sebelumnya.

Pada tahun 2021 sebesar 4,55 persen. Pada tahun 2020 angkanya sebesar 4,86 persen dan pada tahun 2019 angkanya 3,77 persen. Sedangkan pada tahun 2022, jumlah pengangguran itu disebabkan oleh lowongan pekerjaan yang masih minim di daerah.

Penyebab lainnya, pekerjaan yang diinginkan tidak ada di daerah dengan 1,15 juta penduduk ini.
“Jumlah pengangguran itu ditengarai oleh lowongan pekerjaan yang masih minim di daerah. Ada juga karena pekerjaan yang diinginkan tidak ada di daerah,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo Doddy Nur Baskoro.

Selain mengundang investor untuk berinvestasi, Pemkab Probolinggo juga memberikan latihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK). Ada banyak jenis latihan kerja yang disajikan untuk diikuti oleh muda-mudi saat ini.

Pelatihan yang disajikan pun cukup variatif dari jenis keterampilan seperti berbatik, menjahit dan lainnya. Hingga pelatihan IT seperti design grafis, programer dan sebagainya.

“Ini sebagai bekal mereka sebelum mencari kerja, sebagai bahan dasar. Tentunya harus kita siapkan tenaga kerja yang kompeten, tidak asal undang investor. Syukur-syukur mereka dapat berusaha mandiri pasca mendapat pelatihan,” tandas Wabup Timbul.

Persentase pada tahun 2021 tercatat sebanyak 31.063 orang. Sedangkan jumlah warga bekerja sebanyak 651.265 orang. Dari kalangan wanita, jumlah pengangguran sebanyak 9.061 orang dan jumlah bekerja sebanyak 273.961 orang. Dari kalangan laki-laki, jumlah pengangguran sebanyak 22.002 orang dan bekerja sebanyak 377.574 orang.

Dipilah dari segi pendidikan, jumlah pengangguran dari tamatan SD sebanyak 9.572 orang dan bekerja sebanyak 405.809 orang. Pengangguran dari tamatan SMP sebanyak 5.282 orang dan bekerja sebanyak 87.086 orang. Pengangguran dari tamatan SMA sebanyak 9.001 orang dan bekerja sebanyak 80.263 orang.

Pengangguran dari tamatan SMA kejurusan sebanyak 6.543 orang dan bekerja 44.514 orang. Pengangguran dari tamatan diploma sebanyak 665 orang dan bekerja sebanyak 6.332 orang. Dan pengangguran dari tamatan universitas nihil dan bekerja 27.262 orang. (dra)