Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Saat ini di Kabupaten Probolinggo orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) sebanyak 7.208 kasus dengan keterangan 35 kasus aktif yang masih dirawat dan menjalani isolasi, 6.677 kasus sembuh dan 496 kasus meninggal dunia.
Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan total pasien sembuh dari Covid-19 hingga 06 Nopember 2021 berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo bertambah sebanyak 2 kasus sehingga total kesembuhannya secara kumulatif mencapai 6.677 kasus dari total kasus 7.208 kasus.
“Penambahan kesembuhan harian ini disumbangkan oleh Kecamatan Krucil dan Tegalsiwalan masing-masing sebanyak 1 kasus sehingga total kesembuhan secara kumulatif di Kecamatan Krucil mencapai 105 kasus dari total 119 kasus dan Kecamatan Tegalsiwalan mencapai 154 kasus dari total 163 kasus,” katanya.
Dari sisi penambahan kasus harian positif baru, hari ini tidak ada penambahan kasus baru di Kabupaten Probolinggo. Dengan demikian, jumlah kasus secara kumulatif mencapai 7.208 kasus.
“Sementara untuk kasus kematian per hari ini tidak ada penambahan kasus. Dengan demikian total kasus kematian secara kumulatif yang ada di Kabupaten Probolinggo mencapai 496 kasus. Jumlah kasus kematian tertinggi di Kabupaten Probolinggo berada di Kecamatan Kraksaan mencapai 68 kasus,” jelasnya.
Jumlah perkembangan konfirmasi aktif terbesar kecamatan di Kabupaten Probolinggo diantaranya Kecamatan Krucil mencapai 9 kasus, Kecamatan Gending, Pakuniran, Maron dan Kraksaan masing-masing mencapai 3 kasus serta Kecamatan Tiris, Banyuanyar dan Gading masing-masing mencapai 2 kasus.
“Kasus pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi tersebar di 1 kecamatan yang masuk dalam zona orange atau resiko tinggi, 15 kecamatan yang masuk dalam zona kuning atau resiko sedang. Sementara 8 kecamatan masuk zona hijau atau resiko rendah penyebaran kasus Covid-19. Yakni Kecamatan Sukapura, Sumber, Kuripan, Bantaran, Tongas, Tegalsiwalan, Pajarakan dan Krejengan,” terangnya.
“Sedangkan untuk jumlah kasus suspect (ODP dan PDP masih dirawat) di Kabupaten Probolinggo hingga hari ini sudah mencapai 3 kasus dan kasus discarded (sembuh dari kasus suspect) sebanyak 889 kasus,” pungkasnya. (wan)
