Depan > Pemerintahan > Sekdes se-Kecamatan Kragan Studi Tiru Kerajinan Bambu di Desa Laweyan

Sekdes se-Kecamatan Kragan Studi Tiru Kerajinan Bambu di Desa Laweyan

Reporter : Syamsul Akbar
SUMBERASIH – Sebanyak 70 orang Sekretaris Desa (Sekdes) se-Kecamatan Kragan didampingi sejumlah OPD (Organisasi Perangkat Desa) di Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah melakukan studi tiru manajemen pemerintahan dan pengembangan ekonomi kerajinan bambu di Desa Laweyan Kecamatan Sumberasih, Sabtu (6/11/2021).

Kedatangan rombongan yang dipimpin oleh Camat Kragan Prapto Raharjo ini disambut oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto di Balai Desa Laweyan Kecamatan Sumberasih.

Turut menerima dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Kecamatan Sumberasih, Sekdes dan perangkat Desa Laweyan, Owner IKM Bambu Manis Desa Laweyan Saiful Haq serta sejumlah tokoh masyarakat Desa Laweyan Kecamatan Sumberasih.

Camat Kragan Prapto Raharjo mengatakan kedatangannya di Desa Laweyan Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo bertujuan untuk ingin belajar terkait dengan manajemen pemerintahan dan pengembangan ekonomi yang ada di Desa Laweyan. Kebetulan di Desa Laweyan pengembangan ekonomi yang dilakukan dan bagus ini adalah kerajinan bambu.

”Jadi di 27 desa ini ada beberapa desa yang memiliki potensi bambu sehingga nanti kita akan belajar bagaimana bambu yang semula ini menjadi tidak berharga atau nilai ekonomisnya rendah. Tapi dengan belajar pengelolaan ekonomi dan kerajinan bambu disini mudah-mudahan yang semula bambu memiliki nilai ekonomis rendah akan menjadi tinggi karena dibuat kerajinan seperti kursi dan lain sebagainnya,” katanya.

Menurut Prapto, selama ini bambu di Kecamatan Kragan hanya digunakan untuk pengrajin-pengrajin yang kecil seperti membuat keranjang dan tempah sampah. Tetapi ketika industri yang lebih kreatif lagi masih belum. Oleh karena itu setelah studi tiru ini pihaknya akan rapat untuk mengetahui tindak lanjut dari desa masing-masing.

“Kita berupaya supaya nanti tetap dianggarkan melalui Dana Desa dan kemudian ada pelatihan kerajinan bambu bagi desa-desa yang memang potensi bambunya banyak. Ada tiga hal yang kita lakukan disini, mengamati, meniru dan memodifikasi sehingga kita tidak hanya melihat saja tetapi bisa mengembangkan lebih jauh di 27 desa di Kecamatan Kragan,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto menyampaikan ucapan terima kasih kepada rombongan Sekretaris Desa (Sekdes) se-Kecamatan Kragan yang mau datang ke Desa Laweyan Kecamatan Sumberasih untuk melakukan studi tiru dan mengetahui bagaimana potensi-potensi yang ada di Desa Laweyan Kecamatan Sumberasih.

“Dimana Desa Laweyan ini mempunyai kekhususan tentang sebuah desa yang masing-masing keluarga ini mengolah produksi bambu menjadi kursi dan alat-alat rumah tangga yang bisa digunakan. Oleh sebab itu mereka belajar terkait ketrampilan bambu di Desa Laweyan Kecamatan Sumberasih,” katanya.

Anung mengharapkan mudah-mudahan studi tiru dari Sekdes se-Kecamatan Kragan ini dampaknya tidak hanya melihat Desa Laweyan saja, tetapi juga potensi-potensi lain yang ada di Kabupaten Probolinggo. Termasuk destinasi wisatanya, hasil pertaniannya, hasil buah-buahan yang ada di Kabupaten Probolinggo dan lain sebagainya.

“Ini tentu hasilnya sangat positif sekali. Insya Allah kalau banyak studi banding-studi banding ke daerah kita tentunya ini akan membawa dampak geliat ekonomi dan memperkenalkan ternyata Kabupaten Probolinggo dibutuhkan dan dikenal oleh daerah lain,” tegasnya.

Sedangkan Owner IKM Bambu Manis Desa Laweyan Saiful Haq mengucapkan terima kasih kepada rombongan dari Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang yang sudah meluangkan waktunya untuk berkunjung ke kerajinan Bambu Manis.

“Semoga ke depan bagaimana pengrajin bambu ini akan tumbuh dengan baik di Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang. Karena bagaimanapun bambu yang sementara ini potensinya dimana-mana banyak itu bisa menjadi sumber kehidupan bagi mereka untuk bekerja,” ungkapnya.

“Harapan saya mudah-mudahan ke depan kunjungan-kunjungan seperti ini terus berjalan dan bisa meningkatkan geliat ekonomi khususnya yang ada di Desa Laweyan Kecamatan Sumberasih,” tambah Ketua Paguyuban UKM Kabupaten Probolinggo ini. (wan)