PROBOLINGGO – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo kembali membuka peluang kerja bagi masyarakat melalui penyelenggaraan Job Fair/Bursa Kerja 2026 di Kantor Disnaker Kabupaten Probolinggo, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi upaya nyata pemerintah daerah untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung sekaligus menekan angka pengangguran di Kabupaten Probolinggo.
Job Fair 2026 dibuka secara resmi oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Abdul Ghofur, Kepala BPS Kabupaten Probolinggo Lilik Hariyanti, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo Nurhadi Wijayanto, Ketua KADIN Kabupaten Probolinggo Gede Vandana Wijaya, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.
Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Saniwar mengatakan Job Fair menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk menjembatani kebutuhan tenaga kerja dengan dunia usaha dan dunia industri sehingga proses rekrutmen dapat berlangsung lebih cepat, efektif dan tepat sasaran.
“Penyelenggaraan Job Fair tahun 2026 diikuti 28 perusahaan, terdiri dari 23 perusahaan dengan penempatan kerja di dalam negeri dan 5 perusahaan dengan penempatan di luar negeri,” ujarnya.

Saniwar menerangkan seluruh proses pendaftaran dilakukan secara digital melalui layanan SAE milik Pemkab Probolinggo yang dikembangkan bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo.
“Jumlah pencari kerja yang telah mendaftar secara online mencapai 1.269 orang, sedangkan total lowongan kerja yang tersedia sebanyak 1.612 formasi. Lowongan terbanyak berasal dari penempatan luar negeri yang mencapai 340 peluang kerja,” terangnya.
Saniwar berharap kegiatan ini mampu memperluas akses masyarakat terhadap informasi ketenagakerjaan sekaligus meningkatkan angka penempatan tenaga kerja di Kabupaten Probolinggo.
Sementara Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan Job Fair merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Keberadaan bursa kerja menjadi jembatan antara pencari kerja dan dunia industri sehingga kebutuhan tenaga kerja dapat dipenuhi sekaligus mengurangi angka pengangguran.

“Kegiatan Job Fair ini merupakan salah satu upaya nyata Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam rangka menekan angka pengangguran, memperluas kesempatan kerja serta mempertemukan secara langsung antara pencari kerja dengan dunia industri,” katanya.
Bupati Haris mengajak seluruh pencari kerja memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin, meningkatkan kompetensi serta membangun sikap profesional agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin dinamis.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan yang telah berpartisipasi membuka peluang kerja bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo. Terima kasih kepada seluruh perusahaan yang telah mendukung dan berkomitmen membuka kesempatan kerja bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo,” tuturnya.
Bupati Haris menilai jumlah lowongan kerja yang tersedia lebih banyak dibandingkan jumlah pencari kerja yang telah mendaftar. Kondisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan peluang masyarakat untuk memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki.

“Lowongan kerja yang tersedia sekitar 1.600, sementara pencari kerja yang mendaftar sekitar 1.200 orang. Semoga ini menjadi takdir yang baik bagi para pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan yang diharapkan,” jelasnya.
Lebih lanjut Bupati Haris berpesan agar para pencari kerja tetap sabar, istiqamah dan bersungguh-sungguh dalam menekuni pekerjaan yang nantinya diperoleh. “Apapun pekerjaan yang didapatkan, terimalah dengan baik dan tekuni. Insya Allah jika dijalani dengan sungguh-sungguh akan menjadi jalan untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. ***
Penulis : Mujiono
Editor : Tim Bromo Info
