Wednesday, April 21, 2021
Depan > Pemerintahan > Wabup Timbul Pantau Kondisi Terkini Gunung Bromo

Wabup Timbul Pantau Kondisi Terkini Gunung Bromo

Reporter : Hendra Trisianto
SUKAPURA – Data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunungapi Bromo dalam sepekan terakhir menyebutkan, kondisi erupsi Gunung Bromo saat ini boleh dibilang mulai turun namun dengan status tetap bertahan pada level waspada (level II).

Sampai Senin (25/03/2019) pagi, kondisi Gunung Bromo masih tetap menyemburkan abu vulkanik disertai asap dengan intensitas tekanan dan ketebalan relatif fluktuatif.

Meskipun kondisi ini masih tergolong aman, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo tidak mau ambil resiko atas segala kemungkinan terburuk yang bisa terjadi. Untuk memastikan hal ini Wakil Bupati Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko bersama tokoh adat Tengger Supoyo, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi beserta OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait meninjau situasi terkini gunung Bromo.

Kunjungan tersebut diawali dengan meninjau langsung kondisi lautan pasir sampai pada radius terakhir zona bahaya yang telah ditentukan, yakni 1 kilometer dari anak tangga kawah Gunung Bromo. Puluhan jeep dan motor masih terlihat hilir mudik, yang artinya sampai saat ini Gunung Bromo relatif aman untuk dikunjungi.

Wabup Timbul menghimbau masyarakat sekitar agar tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Bromo. Ia menjelaskan Pemkab Probolinggo bersama BPBD dan instansi terkait saat ini tengah melakukan langkah antisipasi. Yang penting masyarakat mematuhi rekomendasi tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1 kilometer dari puncak kawah. Di luar jarak itu masih aman, justru dapat menikmati fenomena alam erupsi Gunung Bromo dari tempat aman.

“Radius ini sangat aman bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama alam langka ini, tidak ada paparan abu vulkanik di radius ini karena letupannya memang cukup tinggi. Untuk keamanan patuhi himbauan zona bahaya ini serta tetap gunakan masker dan pelindung mata,” kata Wabup Timbul saat berada pada radius 1 kilometer dari tangga kawah Bromo.

Untuk memastikan bahwa perkembangan erupsi selalu terpantau dengan baik dan Bromo betul-betul masih dalam kondisi aman, Wabup Timbul juga menyempatkan untuk mengunjungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunungapi Bromo di Dusun Cemoro Lawang Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura.

Dalam kesempatan tersebut Wabup Timbul dan segenap Kepala OPD mendapatkan penjelasan bagaimana tingkat aktivitas Gunung Bromo berdasarkan data pengamatan dan analisa data kegempaan melalui pemantauan visual secara langsung melalui CCTV, data seismik analog dan digital serta pergerakan angin secara realtime.

Wahyu Andrian Kusuma, Ketua Pos Pengamatan Gunungapi Bromo menerangkan bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Probolinggo serta Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru tentang aktivitas Gunung Bromo.

Pihaknya menegaskan aktivitas ini akan terus dipantau secara intensif, dimana saat ini arah angin yang membawa material abu vulkanik ini sedang mengarah ke timur laut dengan ketinggian letupan 300-900 meter. Sedangkan untuk energi erupsi yang dikeluarkan Gunung Bromo saat ini tidaklah tergolong besar.

“Untuk tetap menjaga kewaspadaan terhadap kejadian erupsi yang menerus dan lebih besar, kami juga ada grup WhatsApp bersama Forkopimka dan tokoh adat untuk selalu mengupdate hasil pengamatan kami secara rutin setiap 24 jam dan kali ini kita tingkatkan setiap 6 jam,” tandasnya. (dra)

cww trust seal