Friday, February 23, 2024
Depan > Pendidikan > Jaga Kebersamaan dan Kekompakan, PGRI Sumberasih Gelar Turnamen Bola Voli

Jaga Kebersamaan dan Kekompakan, PGRI Sumberasih Gelar Turnamen Bola Voli

Reporter : Syamsul Akbar
SUMBERASIH – Dalam rangka untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI, PGRI Kecamatan Sumberasih bekerja sama dengan Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Kecamatan Sumberasih menggelar turnamen bola voli, Senin hingga Rabu (29-31/8/2022).

Turnamen yang digelar di lapangan SMKN 1 Sumberasih ini diikuti oleh semua gugus yang ada di wilayah Kecamatan Sumberasih. Untuk putra sebanyak 9 tim dan putri sebanyak 13 tim.

“Pertandingan turnamen bola voli antar gugus di Kecamatan Sumberasih ini menggunakan sistem gugur. Untuk putrinya ada tambahan dari guru-guru TK dan PAUD,” ujar Ketua PGRI Kecamatan Sumberasih Ahmad Hariyanto.

Selain untuk memeriahkan HUT ke-77 Kemerdekaan RI jelas Ahmad, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga persaudaraan antar gugus se-Kecamatan Sumberasih. “Makna dari turnamen bola voli ini adalah kebersamaan dan gotong royong diantara guru-guru untuk menjaga kerja sama yang baik sehingga terjalin suatu silaturahim antar gugus, utamanya di Kecamatan Sumberasih,” jelasnya.

Ahmad mengharapkan ke depan guru-guru antar gugus bisa lebih berkreasi lagi dan semangat lagi dalam olahraga karena itu adalah modal utama dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah.

“Setelah melihat beberapa pertandingan yang sudah berlangsung, hikmah yang bisa diambil persatuan dan kesatuan tampak sekali sehingga walaupun antar pemain saling mengalahkan di dalam pertandingan, tetapi di luar lapangan mereka tetap bersaudara,” tegasnya.

Sementara Pengawas Sekolah pada Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan Sumberasih Maini Yudiningsih memberikan apresiasi yang positif karena hampir dua tahun lebih tidak ada kegiatan yang bersifat memberdayakan guru, siswa, kepala sekolah maupun tenaga kependidikan.

“Hal ini merupakan bentuk apresiasi kita dan rasa bersyukur bahwa pandemi sudah mulai melandai meskipun kita tetap selalu menjaga protokol kesehatan. Ini keterlibatan semua unsur baik dari pengawas maupun guru mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA/SMK,” katanya.

Maini menjelaskan kemenangan ini bukan hanya kemenangan yang bersifat karena ueforia, tetapi karena menang dari ego selama ini ketika pandemi Covid-19. Ternyata tidak lebih kepada kebermaknaan bahwa bentuk kekuatan dan kolaborasi dengan siapapun ini memberikan makna yang positif.

“Dengan adanya lomba ini, persatuan dan kesatuan ini lebih terjalin. Ada semangat untuk bangkit dan berubah menjadi lebih baik. Kita tetap akan selalu siap mengemban apa yang diamahkan kepada kita,” jelasnya.

Jika melihat pertandingan yang sudah berlangsung terang Maini, terlihat kekompakan yang luar biasa serta persatuan dan kesatuan terjalin sehingga meskipun sebenarnya terlihat tidak bisa sampai ke sebelah tetapi itu bukan berarti tidak bisa. Justru karena tidak pernah berlatih, ini momen yang paling indah bisa menunjukkan untuk lebih menyemangati kepada pengawas dan guru tidak tidak bisa menjadi bisa.

“Dengan adanya kegiatan ini kita bisa mendukung, saling memberikan motivasi dan menginspirasi untuk semuanya. Harapannya kegiatan ini tidak hanya untuk peringatan saja tapi bisa dilaksanakan karena kita sehat jasmani dan rohani serta sehat luar dalam. Insya Allah pendidikan di Kecamatan Sumberasih pada khususnya dan Kabupaten Probolinggo pada umumnya bisa semakin berkualitas,” pungkasnya. (wan)