JOMBANG – Atlet muda Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Probolinggo menunjukkan dominasi pada nomor Slalom Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Arung Jeram 2026 di Sungai Brantas Kabupaten Jombang, Sabtu (5/9/2026).
Tiga nomor putra-putri kelompok usia muda yang diikuti FAJI Kabupaten Probolinggo berhasil meraih juara pertama. Tiga emas tersebut masing-masing diraih pada kategori Youth Women, Youth Men dan Junior Men.
Hasil tersebut membuat Kabupaten Probolinggo menyapu bersih podium teratas dari tiga kategori yang diikuti. Capaian ini sekaligus menjadi hasil positif dari proses pembinaan atlet muda yang dilakukan FAJI Kabupaten Probolinggo.
Ketua FAJI Kabupaten Probolinggo Mahdi mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara atlet, pelatih dan seluruh tim yang mendukung persiapan hingga pelaksanaan pertandingan. “Alhamdulillah, hari ini atlet-atlet kita membabat habis emas di nomor Slalom. Ini hasil kerja keras atlet, pelatih dan seluruh tim,” ujarnya.
Menurutnya, hasil yang diraih di Kejurprov Arung Jeram 2026 tidak hanya menjadi pencapaian di atas podium. Prestasi tersebut juga menjadi gambaran perkembangan kemampuan atlet muda Kabupaten Probolinggo setelah menjalani proses latihan dan persiapan menghadapi kompetisi.
“Keberhasilan tiga kategori ini sekaligus memperlihatkan potensi regenerasi atlet arung jeram di Kabupaten Probolinggo. Kompetisi tingkat provinsi menjadi kesempatan bagi para atlet muda untuk mengukur kemampuan menghadapi peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur,” jelasnya.
Mahdi menegaskan, hasil pertandingan akan menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Pembinaan atlet muda perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kemampuan dan prestasi mereka dapat terus berkembang. “Ini bukan hanya soal medali, tetapi bukti bahwa pembinaan arung jeram di Kabupaten Probolinggo terus berkembang,” tegasnya.
Tiga emas dari Sungai Brantas menjadi modal positif bagi FAJI Kabupaten Probolinggo untuk melanjutkan program pembinaan. Prestasi tersebut juga menjadi dorongan bagi atlet muda untuk mempertahankan semangat latihan dan meningkatkan kemampuan pada pertandingan berikutnya.
Dengan hasil tersebut, FAJI Kabupaten Probolinggo menunjukkan bahwa pembinaan atlet usia muda mulai memberikan hasil di tingkat Jawa Timur. Tiga emas nomor Slalom menjadi catatan penting sekaligus pijakan untuk menyiapkan atlet menuju kompetisi pada level yang lebih tinggi. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
