Monday, September 27, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Wujudkan Pembaharuan Besar Bangun Tata Laksana Koperasi yang Baik

Wujudkan Pembaharuan Besar Bangun Tata Laksana Koperasi yang Baik

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Koperasi harus benar-benar out off the box (keluar dari kebiasaan), adaptif terhadap perubahan dan terus meningkatkan daya saing ditengah persaingan global revolusi industri 4.0.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala DInas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto dalam kegiatan diseminasi perizinan dan tata laksana koperasi yang digelar Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo di RM Masada di Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan, Selasa hingga Rabu (15-16/6/2021).

“Hal ini diharapkan dapat mewujudkan pembaharuan besar membangun tata laksana koperasi yang baik dari by person menjadi by system sebagai kemujudan tata laksana yang baik (good cooperative government,” katanya.

Menurut Anung, untuk menjadi koperasi modern yang tangguh, sehat dan mandiri, koperasi harus sehat organisasi, sehat usaha dan sehat keuangan. Untuk mewujudkan sehat organisasi, sehat usaha dan sehat keuangan, koperasi harus menerapkan dan menjalankan koperasi sesuai peraturan perkoperasian yang berlaku.

“Perlu diketahui bersama, saat ini banyak perubahan-perubahan peraturan perkoperasian yang mengharuskan koperasi untuk melakukan perubahan dan pembaharuan. Beberapa pembaharuan yang harus segera dilakukan koperasi meliputi perizinan, perubahan anggaran dasar, rapat anggota dan penilaian kesehatan,” jelasnya.

Anung menerangkan, pembaharuan tersebut bagi koperasi khususnya kelompok koperasi fungsional/professional merupakan langkah nyata menuju modernisasi koperasi, mewujudkan koperasi yang demokratis, transparan dan akuntabel. “Membangun koperasi dengan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, kemandirian dan ketangguhan koperasi sebagai badan usaha berbasis anggota,” terangnya.

Lebih lanjut Anung menambahkan bahwa kunci sukses koperasi adalah pada pemahaman jatidiri koperasi untuk mewujudkan azas kelekuargaan dan gotong royong pada koperasi. “Wajah baru koperasi Indonesia saat ini adalah mewujudkan koperasi yang modern dan berdaya saing. Koperasi sebagai badan usaha, harus menerapkan tata laksana koperasi yang baik (good cooperative governance) dan sesuai jatidiri koperasi,” tegasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta dari unsur pengurus/pengawas koperasi fungsional/professional dari 20 koperasi di Kabupaten Probolinggo. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi berupa sosialisasi wajah baru (pembaharuan) koperasi Indonesia dan sosialisasi perubahan dan pembaharuan peraturan perkoperasian oleh narasumber Ketua Dekopinda Kabupaten Probolinggo Joko Rohani Sanjaya. (wan)