Thursday, October 8, 2026
Depan > Pendidikan > MAN 2 Probolinggo Tanamkan Jiwa Kemanusiaan Lewat Pelantikan Anggota Baru PMR

MAN 2 Probolinggo Tanamkan Jiwa Kemanusiaan Lewat Pelantikan Anggota Baru PMR

PAJARAKAN – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Probolinggo di Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan menggelar pelantikan anggota baru Palang Merah Remaja (PMR) pada Jum’at dan Sabtu (4-5/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk membentuk anggota PMR yang disiplin, peduli, tangguh serta memiliki semangat kemanusiaan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Probolinggo Hasanah didampingi Pembina PMR MAN 2 Probolinggo Nur Ummi Kulsum bersama sejumlah pengurus PMR.

Selama kegiatan, anggota baru PMR mendapatkan pembekalan mengenai kesiapsiagaan bencana dan donor darah dari narasumber Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo. Materi tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman dasar mengenai kepalangmerahan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Pembina PMR MAN 2 Probolinggo Nur Ummi Kulsum dalam rangkaian pelantikan anggota baru PMR MAN 2 Probolinggo. (Foto : MAN 2 Probolinggo)

Tidak hanya pembekalan materi, rangkaian kegiatan juga dikemas dengan berbagai aktivitas untuk membangun kekompakan dan karakter peserta. Pada Jum’at (4/9/2026), peserta mengikuti pentas seni dan api unggun.

Selanjutnya, pada Sabtu (5/9/2026) dini hari mulai pukul 01.00 hingga 04.30 WIB, dilaksanakan prosesi pelantikan anggota baru PMR MAN 2 Probolinggo. Setelah sholat Subuh, kegiatan dilanjutkan dengan clear up dan senam bersama. Usai sarapan, peserta kemudian mengikuti outbond di objek wisata Pantai Duta di Desa Randutatah Kecamatan Paiton.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Probolinggo Hasanah berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan serius dan sungguh-sungguh. Waktu yang tersedia harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri. “Selamat mengikuti kegiatan. Ikuti kegiatan dengan serius dan sungguh-sungguh, manfaatkan waktu dengan baik,” pesannya.

Prosesi api unggun turut memeriahkan pelantikan anggota baru PMR MAN 2 Probolinggo. (Foto : MAN 2 Probolinggo)

Hasanah juga mengingatkan bahwa setelah resmi dilantik, para anggota memiliki tanggung jawab untuk belajar berorganisasi dengan baik. Mereka diharapkan mampu menjadi pribadi yang lebih baik, disiplin dan memiliki semangat kuat dalam menjalankan tugas organisasi.

“Setelah kalian dilantik nanti, maka kalian harus belajar berorganisasi dengan baik, menjadi pribadi yang lebih baik, lebih disiplin, militan, asah dan kembangkan semua potensi yang dimiliki, sehingga mampu mengharumkan nama baik organisasi dan madrasah,” lanjutnya.

Sementara Pembina PMR MAN 2 Probolinggo Nur Ummi Kulsum menegaskan pelantikan bukan menjadi akhir dari proses pembinaan. Sebaliknya, pelantikan merupakan awal dari tanggung jawab yang harus dijalankan oleh para anggota sebagai relawan muda.

Para anggota baru PMR MAN 2 Probolinggo mendapatkan materi dari PMI Kabupaten Probolinggo. (Foto : MAN 2 Probolinggo)

“Pelantikan ini bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang kalian emban sebagai relawan muda. Menjadi bagian dari PMR berarti kalian siap menanamkan semangat kemanusiaan, kepedulian dan kedisiplinan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujarnya.

Ia berpesan agar anggota PMR mampu menjadi teladan yang baik serta memiliki kesiapsiagaan untuk membantu sesama. Nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti PMR diharapkan tidak berhenti pada kegiatan organisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadilah teladan yang baik, siap siaga dalam membantu sesama serta amalkan selalu Tribakti PMR dan tujuh prinsip Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Anggota baru PMR MAN 2 Probolinggo saat melakukan outbond di wisata Randutatah Paiton. (Foto : MAN 2 Probolinggo)

Ummi juga berharap anggota baru dapat terus aktif mengikuti kegiatan, tekun belajar dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Keberadaan PMR menjadi salah satu wadah bagi siswa untuk membangun karakter sekaligus mengasah kepedulian sosial. “Saya berharap kalian bisa terus aktif, belajar dengan giat dan membawa nama baik organisasi dengan penuh kebanggaan,” tegasnya.

Melalui pelantikan dan berbagai rangkaian pembinaan tersebut, MAN 2 Probolinggo berharap anggota PMR tidak hanya memiliki keterampilan dasar kepalangmerahan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama dan siap memberikan kontribusi positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info