Depan > Pemerintahan > DPUPR Sosialisasikan Inovasi Jasa Konstruksi Dalam Mendorong Pemulihan Ekonomi

DPUPR Sosialisasikan Inovasi Jasa Konstruksi Dalam Mendorong Pemulihan Ekonomi

Reporter : Syamsul Akbar
SUKAPURA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi inovasi jasa konstruksi dalam mendorong pemulihan ekonomi Kabupaten Probolinggo, Rabu hingga Jum’at (22-24/6/2022) di Grand Whitz Hotel Kecamatan Sukapura.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta terdiri dari penyedia jasa konstruksi, penyedia jasa konsultansi konstruksi dan OPD pengguna jasa konstruksi di Kabupaten Probolinggo. Narasumber terdiri dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah Jawa Timur dan DPUPR Kabupaten Probolinggo.

Plt Kepala Bidang Jasa Konstruksi dan Peralatan DPUPR Kabupaten Probolinggo Mohamad Abdi Utoyo mengungkapkan kegiatan ini dimaksudkan memberikan informasi inovasi jasa konstruksi dan kisi-kisi pengadaan barang dan jasa melalui penyedia. ”Tujuannya agar terwujudnya peningkatan kualitas konstruksi di wilayah Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Abdi menjelaskan manfaat dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia jasa konstruksi dalam melaksanakan pekerjaan jasa konstruksi di Kabupaten Probolinggo dan meningkatkan kualitas dokumen administrasi jasa konstruksi di Kabupaten Probolinggo.

”Selain itu, mewujudkan penyedia jasa konstruksi yang berdaya saing dalam tingkat nasional di Kabupaten Probolinggo serta mewujudkan penyedia jasa konstruksi yang memahami fungsi dan penggunaan alat berat,” terangnya.

Sementara Kepala DPUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahjo Saputra mengatakan materi pokok dalam penyelenggaraan sosialisasi ini antara lain permasalahan hukum pekerjaan jasa konstruksi, kisi-kisi tender dan seleksi pekerjaan jasa konstruksi, aplikasi Silakon (Sistem Laporan Jasa Konstruksi), optimalisasi penggunaan alat berat sektor jasa konstruksi dan manajemen kontrak jasa konstruksi.

”Jasa konstruksi mempunyai peran strategis dalam pembangunan nasional, sehingga perlu dilakukan sosialisasi inovasi jasa konstruksi dalam mendorong pemulihan ekonomi Kabupaten Probolinggo terhadap masyarakat jasa konstruksi guna menumbuhkan pemahaman akan tugas dan fungsi serta hak dan kewajiban masing-masing serta meningkatkan kemampuan dalam pelaksanaan pekerjaan jasa konstruksi yang berkualitas,” katanya.

Hengki meminta agar penyedia jasa konstruksi, penyedia jasa konsultansi konstruksi dan OPD pengguna jasa konstruksi agar tidak ketinggalan dan selalu update informasi terbaru terkait aturan lelang. Sebab jika ketinggalan maka bisa-bisa akan menjadi penonton.

”Saat ini dokumen pengadaan itu sangat mudah sekali. Karena memang amanatnya ingin melibatkan UKM. Jadi lelang kecil sangat mudah sekali. Syaratnya tidak macam-macam dan yang menang kebanyakan orang-orang yang sudah memahami regulasinya,” jelasnya.

Oleh karena itu Hengki meminta agar menyampaikan permasalahan-permasalahan yang selama ini sering dihadapi. Sebab sekarang zamannya tidak seperti dulu. Sekarang sudah banyak yang mengawasinya. ”Muara kita melakukan akad ada di kontrak. Jika kontrak di awal salah, maka semuanya pasti akan salah. Oleh karena itu sangat penting untuk memahami semua aturan dan regulasi yang berkaitan dengan lelang,” terangnya.

Dengan adanya sosialisasi ini Hengki mengharapkan penyedia jasa konstruksi di Kabupaten Probolinggo semakin mampu mengembangkan dan meningkatkan perannya dalam pembangunan nasional melalui peningkatan sumber daya manusia, mendukung tertib penyelenggaraan jasa konstruksi yang kokoh dan mampu mewujudkan hasil pekerjaan konstruksi yang berkualitas.

”Kami ucapkan selamat belajar kepada para peserta dan tidak lupa pula kami sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu dan bekerjasama sehingga kegiatan sosialisasi ini dapat terlaksana dengan lancar,” pungkasnya. (wan)