Monday, May 10, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Disperindag Sosialisasikan Penerbitan Izin Industri Kecil, Menengah dan Besar

Disperindag Sosialisasikan Penerbitan Izin Industri Kecil, Menengah dan Besar

Reporter : Syamsul Akbar
GADING – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi penerbitan izin industri kecil, menengah dan besar terintegrasi secara elektronik di Kampoeng Kita Hotel & Waterpark Desa Condong Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo, Kamis (29/4/2021).

Kegiatan yang dihadiri narasumber dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Probolinggo ini diikuti oleh 30 orang peserta dari Kecamatan Gading, Tiris dan Krucil.

Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Kabupaten Probolinggo Sri Patmiati mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan IKM terkait dengan semua perijinan.

“Hal ini sesuai dengan visi dan misi dari Ibu Bupati Probolinggo. Dimana visinya adalah terwujudnya masyarakat Kabupaten Probolinggo berakhlak mulia yang sejahtera, berkeadilan dan berdaya saing serta misinya adalah mewujudkan daya saing daerah melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan daya saing tersebut jelas Sri Patmiati, masyarakat yang memiliki usaha harus memiliki ijin. Sebab jika sudah memiliki ijin maka akan lebih leluasa karena sudah mempunyai legalitas usaha. Apalagi pandemi Covid-19 ini memang sangat berpengaruh pada keberlangsungan ekonomi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan bertambahnya jumlah industri kecil menengah yang paham dan mengerti sistem perijinan mulai dari ijin tingkat kecamatan hingga pusat. Disamping itu, prosentase industri yang memiliki ijin baik perorangan maupun kelompok serta meningkatnya prosentase pertumbuhan IKM di Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Taufik Alami mengatakan sosialisasi penerbitan izin industri kecil, menengah dan besar terintegrasi secara elektronik ini dilakukan sebagai upaya tertib administrasi dan tertib perijinan.

“Bagaiman mengolah proses dari bahan baku menjadi barang jadi serta kemudian disesuaikan dengan kriterianya IKM atau usaha besar. Kalau usaha besar harus memperhatikan dengan tata ruang wilayah supaya tidak terjadi permasalahan di kemudian hari melanggar ketentuan tata ruang wilayah,” katanya.

Menurut Taufik, kegiatan ini adalah sebagai bentuk upaya memberikan pemahaman kepada pelaku-pelaku industri bagaimana berproduksi yang baik dan benar sesuai ketentuan atau regulasi yang ada. “Tujuan akhirnya tetap bagaimana melindungi konsumen,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal