Depan > Kemasyarakatan > Khidmat, Sholat Idul Fitri 1443 Hijriyah di Masjid Agung Ar-Raudlah

Khidmat, Sholat Idul Fitri 1443 Hijriyah di Masjid Agung Ar-Raudlah

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Ribuan ummat muslim Kota Kraksaan dan sekitarnya memadati Masjid Agung Ar-Raudlah, Senin (2/5/2022) pagi. Mereka sudah berdatangan sejak pukul 05.00 WIB pagi untuk menunaikan ibadah Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriyah.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1443 Hijriyah ini menerapkan protokol kesehatan karena masih dalam suasana pandemi Covid-19. Setiap jamaah yang hadir di Masjid Agung Ar-Raudlah menggunakan masker serta pengukuran suhu tubuh dengan thermo gun.

Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriyah ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono serta sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Bertindak sebagai imam dalam sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriyah di Masjid Agung Ar-Raudlah Kraksaan adalah KH. Muh. Romli Syahir selaku Pengasuh Pondok Pesantren Ulil Albab Desa Brumbungan Lor Kecamatan Gending dengan tema “Idul Fitri Sebagai Momentum Mengembalikan Keluhuran Agama Islam”.

Sekda Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah mohon maaf lahir dan batin atas semua kesalahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja dengan harapan amal ibadah puasa dan amal ibadah yang lain diterima oleh Allah SWT.

“Kita semua adalah manusia biasa dan insan yang tidak sempurna, tentunya banyak salah dan khilaf ketika kita bertutur kata, berinteraksi dan lain sebagainya. Mari satukan hati kita untuk silaturahim dengan keluarga dan tetangga dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Sekda Soeparwiyono mengucapkan permohonan maaf karena selama dua tahun terakhir tidak bisa maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat karena masih fokus terhadap penanganan Covid-19 karena menyangkut kesehatan masyarakat.

“Saat ini kita masih berada dalam suasana pandemi Covid-19. Di Kabupaten Probolinggo mulai 2020 sampai sekarang orang yang terkonfirmasi Covid-19 mencapai 8.787 orang dan yang meninggal 541 orang. Oleh karena itu mohon dukungannya semoga di tahun ini kami lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurut Sekda Soeparwiyono, sampai saat ini kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo masih ada tinggal 1 orang. “Kami memohon kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Capaian vaksinasi kita masih belum memenuhi target. Mohon dukungannya agar yang belum vaksin segera vaksin agar Kabupaten Probolinggo turun ke level 1 dan aktifitas bisa normal seperti semula,” pungkasnya.

Usai sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriyah, seluruh jamaah pulang dengan tertib dengan saling bermaaf-maafan. Selanjutnya Sekda Soeparwiyono bersama Pengasuh Pondok Pesantren Ulil Albab KH. Muh. Romli Syahir dan sejumlah Kepala OPD melakukan ramah tamah di Guest House Kraksaan. (wan)