Depan > Pendidikan > Disdikbud Berikan Sosialisasi dan Supervisi Peran Serta Pengawas Sekolah dan Penilik Dalam IKM

Disdikbud Berikan Sosialisasi dan Supervisi Peran Serta Pengawas Sekolah dan Penilik Dalam IKM

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi dan supervisi peran serta pengawas sekolah dan penilik dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), Kamis (4/8/2022).

Kegiatan ini diikuti 70 orang pengawas sekolah jenjang TK, SD dan SMP serta 15 orang penilik. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi dari narasumber terdiri dari Inspektur Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo, Kepala Disdikbud Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi serta Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili.

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili mengungkapkan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang pengawasan pendidikan meliputi pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan dan tindaklanjut hasil pengawasan berkaitan dengan program IKM. Serta untuk menyamakan persepsi strategi pendampingan sekolah dalam IKM.

“Harapannya semua sekolah sudah menerapkan Kurikulum Merdeka dan sudah mengakses PMM Platform Merdeka Mengajar serta peran Inspektur bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk pembinaan pengawasan dan kontroling terhadap pelaksanaan BOS dan DAK fisik di sekolah sehingga sekolah bisa memberikn laporan keuangan dan laporan kinerja yang baik,” harapnya.

Sementara Inspektur Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo menyampaikan penjelasan mengenai struktur organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo sert tupoksi, tanggungjawab dan kewenangan.

“Program kepengawasan bagi pengawas sekolah, terutama dalam bidang manajerial dan akademik. Peningkatan pengawasan dalam capaian target kinerja PTK yang ada di lembaga serta peningkatan pengawasan manajerial terutama yang berkaitan dengan anggaran, terutama anggaran BOS,” katanya.

Sedangkan Kepala Disdikbud Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi mengatakan tugas pokok pengawas sekolah adalah melakukan tugas pengawasan akademik dan manajerial pada satuan pendidikan yang meliputi penyusunan program pengawasan, pelaksanaan pembinaan, pemantauan pelaksanaan 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan, penilaian, pembimbingan dan pelatihan professional guru, evaluasi hasil pelaksanaan program pengawasan dan pelaksanaan tugas kepengawasan di daerah khusus.

“Kebutuhan pengawas sekolah tahun 2022 jenjang SD sebanyak 45 orang, SMP sebanyak 22 orang dan TK sebanyak 43 orang. Sementara jumlah pengawas sekolah yang ada jenjang SD sebanyak 20 orang, SMP sebanyak 6 orang dan TK sebanyak 20 orang. Jumlah pengawas sekolah yang akan purna sampai tahun 2023 untuk SD sebanyak 3 orang, SMP sebanyak 2 orang dan TK sebanyak 3 orang,” ungkapnya.

Menurut Rozi, Calon Guru Penggerak (CGP) tahun 2022 untuk jenjang PAUD sebanyak 4 orang, SD sebanyak 50 orang dan SMP sebanyak 27 orang. “Untuk Calon Sekolah Penggerak mencapai 16 lembaga terdiri dari 7 lembaga TK, 7 lembaga SD dan 2 lembaga SMP,” pungkasnya. (wan)