BANYUANYAR – Kegiatan silaturahim dan ta’aruf dalam rangka penguatan yayasan serta kelembagaan pendidikan digelar di RA Assyafi’iyah Desa Klenang Lor Kecamatan Banyuanyar, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan ini diinisiasi oleh Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Probolinggo melalui Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (P-PSDM) bekerja sama dengan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kecamatan Banyuanyar.
Kegiatan tersebut dihadiri Koordinator Bidang P-PSDM PC ISNU Kabupaten Probolinggo Massajo bersama Ketua IGRA Kecamatan Banyuanyar Dawiyah serta diikuti para guru RA dan unsur yayasan di wilayah Kecamatan Banyuanyar.
Materi dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi pembaruan yayasan secara periodik setiap lima tahun serta pemahaman administrasi badan hukum melalui sistem AHU Online di Kementerian Hukum.
Selain itu, peserta juga diberikan penjelasan teknis terkait prosedur pembaruan yayasan mulai dari rapat pembina, pembuatan akta notaris hingga pengajuan melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH).
Tidak hanya fokus pada aspek legalitas, kegiatan ini juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya guru PAUD/RA. Para peserta didorong untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana serta meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional.

Dalam sambutannya, Koordinator Bidang P-PSDM PC ISNU Kabupaten Probolinggo Massajo mengatakan pentingnya penguatan legalitas yayasan sebagai fondasi utama dalam membangun lembaga pendidikan yang tertib administrasi dan memiliki legitimasi hukum yang jelas.
“Masih banyak yayasan yang belum melakukan pembaruan data kelembagaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal ini berpotensi menimbulkan kendala dalam akreditasi, bantuan pemerintah maupun kerja sama kelembagaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan notaris untuk mendukung proses bimbingan dan pendampingan pembaruan yayasan bagi lembaga pendidikan di Kabupaten Probolinggo.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Probolinggo “SAE Pendidikan” serta pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan,” jelasnya.
Melalui sinergi antara organisasi profesi, yayasan dan tenaga pendidik, diharapkan tercipta lembaga pendidikan yang profesional, berintegritas dan berdaya saing.
“Ke depan, Bidang P-PSDM PC ISNU Kabupaten Probolinggo akan terus melaksanakan kegiatan pendampingan sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan,” tambahnya.
Sementara Ketua IGRA Kecamatan Banyuanyar Dawiyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna memperkuat tata kelola lembaga pendidikan di tingkat kecamatan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para guru dan pengelola lembaga. Harapannya ke depan bisa terus berlanjut untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkapnya. *
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
