Sunday, April 14, 2024
Depan > Informasi Layak Anak > Program Kampus Mengajar, Disdikdaya Terima 60 Mahasiswa

Program Kampus Mengajar, Disdikdaya Terima 60 Mahasiswa

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menerima kurang lebih 60 orang mahasiswa dan 7 orang dosen pendamping lapangan dari berbagai universitas di Indonesia untuk mengikuti Program Kampus Mengajar angkatan 5 di Kabupaten Probolinggo.

Puluhan mahasiswa yang berdomisili di Kabupaten Probolinggo ini akan menjadi mitra untuk guru dalam menyelesaikan pembelajaran di beberapa sekolah jenjang SD dan SMP di wilayah Kabupaten Probolinggo hingga 6 (enam) bulan ke depan.

Pelepasan mahasiswa Program Kampus Mengajar angkatan 5 oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada hari Jum’at tanggal 17 Pebruari 2023. Untuk penerimaan dan pelepasan oleh Disdikdaya Kabupaten Probolinggo pada Senin (20/2/2023) di ruang Agus Salim Disdikdaya Kabupaten Probolinggo.

Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi melalui Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Yunita Nur Laili mengatakan Program Kampus Mengajar merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa lulusan perguruan tinggi dan kemampuan literasi numerasi siswa di tingkat pendidikan dasar.

“Program Kampus Mengajar ini merupakan upaya untuk membekali mahasiswa dengan berbagai macam keahlian dengan menjadikan mereka sebagai mitra guru dalam hal pelaksanaan pembelajaran, menumbuhkan kreativitas dan inovasi sehingga berdampak pada penguatan profil Pelajar Pancasila dan meningkatkan literasi, numerasi dan karakter pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Yunita, program yang diselenggarakan dua kali dalam setahun ini mengajak mahasiswa yang telah lolos seleksi Program Kampus Mengajar untuk mengikuti program untuk belajar di luar kelas dengan menjadi mitra guru di SD dan SMP dalam pembuatan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa.

“Selama berada di lembaga SD dan SMP, para mahasiswa ini akan menjadi mitra untuk guru dalam menyelesaikan pembelajaran. Harapannya nanti mahasiswa ini bisa sebagai mitra dari guru untuk turut mengawal peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)