Depan > Kemasyarakatan > Diperta Sosialisasikan Produk Hewan yang ASUH

Diperta Sosialisasikan Produk Hewan yang ASUH

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi produk hewan yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH) di Pendopo Kecamatan Pajarakan, Kamis (22/9/2022).

Dasar hukum kegiatan adalah Undang-undang Nomor 18 Tahun 2009 Jo. UU Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Peraturan Pemerintah Nomor 95 Tahun 2012 Tentang Kesmavet dan Kesrawan.

Selanjutnya, Permentan Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Sertifikasi NKV Unit Usaha Produk Hewan dan Surat Edaran (SE) Menteri Pertanian Nomor 01/SE/PK.300/M/2022 Tentang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Ternak.

Kegiatan ini diikuti 20 orang peserta terdiri dari unsur Polsek Pajarakan, unsur Koramil Pajarakan, pelaku usaha produk hewan di Kecamatan Pajarakan, perangkat desa di Kecamatan Pajarakan, petugas teknis peternakan Kecamatan Pajarakan dan Koordinator PPL Kecamatan Pajarakan.

Selama kegiatan mereka mendapatkan materi yang disampaikan oleh Camat Pajarakan Rachmad Hidayanto dan Medik Veteriner Muda Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto.

Camat Pajarakan Rachmad Hidayanto mengharapkan kegiatan ini akan terus di laksanakan di tahun-tahun mendatang agar masyarakat khususnya di Kecamatan Pajarakan dan Kabupaten Probolinggo umumnya mengetahui bagaimana memilih produk hewan yang ASUH di pasar tradisional.

“Dengan demikian bisa memeberikan rasa aman kepada masyarakat untuk mengkonsumsinya. Kami berharap masyarakat akan selalu mengambil dan membeli daging dari RPH (Rumah Potong Hewan) terdekat,” ungkapnya.

Sementara Medik Veteriner Muda Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pelaku usaha dan aparat desa di Kecamatan Pajarakan terkait produk hewan yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH) serta memberikan informasi yang benar terkait produk hewan yang aman dikonsumsi saat wabah PMK.

“Selain itu, memberikan informasi kepada pelaku usaha dan aparat desa di Kecamatan Pajarakan bahwa tugas bidang peternakan dan kesehatan hewan adalah melakukan pengawasan, pendataan, pembinaan dan fasilitasi kepada pelaku usaha di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Niko memberikan informasi kepada pelaku usaha dan perangkat desa di Kecamatan Pajarakan bagaimana cara memilih telur, daging, susu maupun olahan dari produk hewan yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

“Aman artinya produk hewan tidak mengandung bibit penyakit maupun bahan kimia yang dapat mengganggu kesehatan manusia. Sehat artinya produk hewan mengandung zat bergizi untuk pertumbuhan manusia. Utuh artinya produk hewan yang tidak dicampur dengan bagian dari hewan lain. Serta halal artinya ternak dipotong/disembelih dengan syariat Islam,” terangnya.

Melalui kegiatan ini, Niko mengharapkan masyarakat bisa memilih dan membeli produk hewan yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH). “Walaupun harganya sedikit lebih mahal,” pungkasnya. (wan)