Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > BPS Kabupaten Probolinggo Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

BPS Kabupaten Probolinggo Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

KRAKSAAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo mengajak seluruh pelaku usaha di Kabupaten Probolinggo untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan memberikan data yang lengkap, akurat dan benar.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala BPS Kabupaten Probolinggo Lilik Hariyanti saat memberikan sosialisasi dan Ngisi Bareng (Ngibar) SE2026 bersama penyedia di ruang rapat Dam Banyu Biru Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo, Selasa (12/5/2026).

Kepala BPS Kabupaten Probolinggo Lilik Hariyanti mengatakan Sensus Ekonomi 2026 menjadi kegiatan penting untuk memperoleh gambaran kondisi dan perkembangan usaha di Indonesia. Seluruh pelaku usaha mulai dari skala mikro, kecil, menengah hingga besar akan didata, termasuk sektor usaha berbasis digital dan penjualan online yang kini berkembang pesat.

“Sensus Ekonomi ini merupakan kegiatan penting untuk memperoleh data yang akurat mengenai kondisi dan perkembangan usaha di Indonesia. Semua pelaku usaha, mulai mikro sampai besar akan kami data, termasuk usaha berbasis online karena struktur ekonomi kita sekarang sudah berubah,” katanya.

Lilik menjelaskan hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai indikator ekonomi, termasuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Karena itu, partisipasi aktif para pelaku usaha sangat dibutuhkan agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi yang sebenarnya.

Petugas BPS Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi dan ngisi bareng SE2026. (Foto : Kominfo/Syamsul Akbar)

“Kami harapkan partisipasi aktif Bapak-Ibu dalam pengisian data ini dengan memberikan jawaban yang lengkap dan benar. Data yang diberikan juga kami pastikan aman dan dirahasiakan karena BPS hanya mengeluarkan data dalam bentuk makro,” terangnya.

Selain itu, Lilik menegaskan pengumpulan data dilakukan untuk meningkatkan efisiensi waktu para pelaku usaha melalui kolaborasi antara BPS dan Perangkat Daerah terkait.

Dalam kegiatan tersebut, petugas BPS turut mendampingi peserta secara langsung dalam pengisian kuesioner agar proses berjalan lancar dan efektif.

“Sinergi dan kolaborasi antara BPS dengan Perangkat Daerah sangat membantu kami mempertemukan para pelaku usaha sehingga hasil pendataan menjadi lebih baik dan akurat untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih maju,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info