Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Diperta Kabupaten Probolinggo Fasilitasi Uji Pullorum Bagi 601 Sampel Darah dan Serum Ternak

Diperta Kabupaten Probolinggo Fasilitasi Uji Pullorum Bagi 601 Sampel Darah dan Serum Ternak

WONOMERTO – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo memfasilitasi pengujian pullorum terhadap ternak ayam di PT Malindo Feedmill Tbk di Desa Sumberkare Kecamatan Wonomerto, Kamis (20/8/2026). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan ternak sekaligus mendukung keamanan produk pangan asal hewan.

Pengujian melibatkan tiga unsur meliputi Diperta Kabupaten Probolinggo, UPT Laboratorium Kesehatan Hewan (Labkeswan) Malang dan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pengawasan kesehatan hewan secara terpadu di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap sebanyak 601 sampel darah dan serum ternak.

“Jadi hari ini kami melakukan uji pullorum di PT Malindo Feedmill Tbk. Dalam kegiatan ini ada tiga unsur yang terlibat meliputi UPT Laboratorium Kesehatan Hewan Malang, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan Diperta Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Niko menyampaikan, hasil pengujian terhadap seluruh sampel tersebut menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dari 601 sampel yang diperiksa, tidak ditemukan adanya sampel positif pullorum. “Alhamdulillah hasilnya baik. Dari 601 sampel darah dan serum yang kita lakukan uji, semuanya negatif, tidak ada yang positif,” jelasnya.

Menurut Niko, hasil tersebut menunjukkan bahwa ternak ayam yang berada di PT Malindo Feedmill Tbk Desa Sumberkare dalam kondisi sehat dan tidak terindikasi terinfeksi penyakit pullorum berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan. Pengujian pullorum merupakan bagian dari kegiatan pengawasan kesehatan hewan yang dilakukan secara rutin pada unit-unit usaha peternakan.

Diperta Kabupaten Probolingo memfasilitasi uji pullorum di PT Malindo Feedmill Tbk di Desa Sumberkare Kecamatan Wonomerto oleh UPT Labkeswan Malang dan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. (Foto : Diperta)

“Pemeriksaan tersebut penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini sekaligus mencegah penyebarannya. Uji pullorum ini memang ada waktunya dan dilaksanakan secara rutin kepada unit usaha seperti PT Malindo Feedmill Tbk. Tujuannya untuk menjaga keamanan pangan produk pangan asal hewan berupa telur yang dikonsumsi oleh masyarakat,” terangnya.

Niko menjelaskan, pencegahan penyakit pada ternak perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui penerapan sanitasi kandang serta pengelolaan kesehatan ternak yang baik. “Pencegahannya yang pertama adalah membuat sanitasi kandang. Kemudian kesehatan ternak juga harus dijaga secara rutin supaya ternak bebas dari bakteri penyebab penyakit,” tegasnya.

Upaya tersebut tidak hanya ditujukan untuk menjaga kesehatan ayam, tetapi juga memastikan produk hasil peternakan, khususnya telur tetap aman dikonsumsi masyarakat. Sebab, kesehatan hewan memiliki kaitan erat dengan keamanan pangan asal hewan. “Selain ternaknya sehat, produk hasil ternaknya berupa telur juga diharapkan bebas dari bakteri penyebab penyakit sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat,” lanjutnya.

Niko menegaskan pemeriksaan secara rutin menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kualitas peternakan sekaligus memberikan jaminan kepada masyarakat mengenai keamanan produk pangan asal hewan.

“Langkah ini diharapkan dapat menjaga kesehatan dan produktivitas ternak sekaligus mendukung tersedianya produk pangan asal hewan yang sehat, aman dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info