Wednesday, September 29, 2021
Depan > Pemerintahan > Bupati Tantri-Forkopimda Dialog Virtual Bersama Pemantau Pilkades Ditjen Bina Pemdes Kemendagri

Bupati Tantri-Forkopimda Dialog Virtual Bersama Pemantau Pilkades Ditjen Bina Pemdes Kemendagri

Reporter : Hendra Trisianto
SUMBERASIH – Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE bersama Forkopimda Kabupaten Probolinggo melakukan dialog secara virtual bersama dengan Pemantau Pilkades Ditjen Bina Pemdes, DR. Drs Yusharto Huntoyungo selaku Dirjen Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri RI dan Forkopimda terkait Pemantauan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahap pertama Kabupaten Probolinggo Tahun 2021, Minggu (2/5/2021).

Webinar yang dipimpin langsung oleh Yusharto Huntoyungo itu bertujuan memantau secara virtual pelaksanaan pemantauan Pemilihan Kepala Desa di Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih yang notabene memiliki jumlah hak pilih terbanyak di Kabupaten Probolinggo.

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dalam laporannya menyatakan pelaksanaan Pilkades serentak tahap pertama kali ini diikuti oleh 62 desa pada 21 Kecamatan se Kabupaten Probolinggo. Dimana kesemuanya telah berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada pelaksanaan pemungutan suara.

Dari 62 desa yang melaksanakan Pilkades itu kata Bupati Tantri, memiliki total DPT (Daftar Pemilih Tetap) sebanyak 178.421 orang yang kemudian di breakdown pada 490 TPS (Tempat Pemungutan Suara). Hal ini mengacu terhadap aturan yang berlaku yakni setiap TPS tidak boleh lebih dari 500 DPT.

“Alhamdulillah sebagai ikhtiar, kami telah melalui seluruh tahapan yang ada dimulai dengan pembentukan Panlih tingkat kabupaten, kecamatan dan desa dengan selalu berkoordinasi dan dibina langsung oleh Pemprov Jawa Timur dan akhirnya sampai hari ini pada saat pelaksanaan Pilkades serentak,” ungkap Bupati Tantri.

Lebih lanjut Bupati Tantri mengemukakan bahwa sampai saat ini di Kabupaten Probolinggo tidak terjadi kejadian-kejadian menonjol terkait pelaksanaan Pilkades serentak. Hal ini merupakan buah dari sinergi dan support dari jajaran TNI-Polri sepanjang tahapan Pilkades melalui siasat-siasat strategis sehingga mampu menyisir dan meredam potensi-potensi konflik

Bupati Tantri juga menyampaikan target utamanya adalah mewujudkan Pilkades serentak yang aman, lancar, amanah dan aman Covid-19. Oleh karenanya sedari awal pihaknya juga melibatkan Satgas Penanganan Covid-19 mulai dari level kabupaten, kecamatan dan desa. Sehingga ikhtiar yang dilaksanakan pada seluruh TPS adalah dengan menerapkan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19.

“Tidak hanya fasilitas cuci tangan, pengecekan suhu badan dan pengaturan jarak aman, tetapi juga mensiagakan tenaga kesehatan tingkat kecamatan untuk memastikan bahwa warga masyarakat yang hadir di TPS betul-betul dalam kondisi sehat lahir dan batin,” jelasnya.

Termasuk untuk mempercepat waktu pemungutan suara dan menghindari kerumunan panitia juga telah mengatur waktu kehadiran para masyarakat pemilih secara bergelombang. Insyaallah target kami proses pemungutan suara selesai pada pukul 13.00,” imbuhnya.(dra)