LUMBANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran rumah di Dusun Pondokterop RT 10 RW 03 Desa Sapih Kecamatan Lumbang, Jum’at (18/9/2026).
Assessment sekaligus pendistribusian bantuan dilakukan sekitar pukul 14.44 WIB, setelah kebakaran menghanguskan bagian dapur rumah milik Miali pada Jum’at dini hari. BPBD menyalurkan sejumlah bantuan logistik untuk mendukung kebutuhan korban.
Bantuan tersebut meliputi satu box paket kebersihan, satu box hygiene kit, satu dus paket perlengkapan makanan dan satu dus lauk pauk. Selain itu, korban juga menerima satu lembar terpal, satu buah matras, satu buah selimut serta satu paket sandang lansia.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan penanganan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi kejadian. Selain melakukan assessment terhadap kondisi korban dan kerusakan, BPBD menyalurkan kebutuhan dasar untuk membantu korban pasca kebakaran.
“BPBD melakukan assessment sekaligus menyalurkan bantuan logistik untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar korban setelah kejadian kebakaran. Penanganan dilakukan bersama unsur terkait di lapangan,” ujarnya.

Menurut Oemar, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. Api diduga bermula ketika seorang ibu lanjut usia yang merupakan mertua Miali sedang sendirian di rumah. Saat itu, anggota keluarga lainnya berada di rumah sakit.
“Dalam kondisi tersebut, tungku yang digunakan sebagai penghangat disebut lupa dimatikan hingga kemudian memicu kebakaran. Warga sekitar kemudian melakukan pemadaman secara mandiri. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WIB,” jelasnya.
Kebakaran menyebabkan dapur rumah mengalami kerusakan. Bangunan dapur yang berdinding bambu dan beratap asbes terbakar, termasuk perabotan memasak yang berada di dalamnya. “Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kondisi bangunan hingga saat assessment dilakukan masih belum diperbaiki,” terangnya.
Oemar menerangkan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan tanggap darurat terhadap warga yang terdampak bencana. Koordinasi dengan pemerintah desa dan unsur terkait diperlukan agar penanganan korban dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan.
“Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dasar korban. Kami juga terus berkoordinasi dengan unsur di wilayah untuk memastikan kondisi dan kebutuhan korban dapat terpantau,” tegasnya.
Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Probolinggo melibatkan Tagana dari Dinas Sosial, Kecamatan Lumbang serta Pemerintah Desa Sapih. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses assessment dan pendistribusian bantuan berjalan dengan baik, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan warga yang terdampak kebakaran. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
