Thursday, October 8, 2026
Depan > Pendidikan > 146 CGP Ikuti Lokakarya 2 Program Guru Penggerak

146 CGP Ikuti Lokakarya 2 Program Guru Penggerak

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebanyak 146 Calon Guru Penggerak (CGP) didampingi 27 Pengajar Praktik (PP) yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tahun 2022 lalu mengikuti lokakarya 2 Program Guru Penggerak (PGP) angkatan 7 tahun 2023 oleh Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur di SMPN 1 Kraksaan, Sabtu (11/2/2023).

Ratusan CGP peserta lokakarya 2 PGP angkatan 7 ini terdiri dari latar belakang guru bervariasi mulai jenjang pendidikan PAUD/TK sebanyak 11 orang, guru SD sebanyak 73 orang, guru SMP sebanyak 29 orang dan sisanya sebanyak 33 orang guru SMA/SMK.

Dengan menggunakan fasilitas ruang belajar di SMPN 1 Kraksaan sebanyak 9 ruang kelas yang terbagi menjadi kelas Probolinggo 1 hingga Probolinggo 9 dan ditambah satu ruang sekretariat yang digunakan oleh tim BBGP Jawa Timur sebagai penanggungjawab penyelenggaraan Lokakarya 2 PGP angkatan 7.

“Dalam waktu kurang lebih enam bulan ke depan, mereka akan terus mengikuti kegiatan lokakarya untuk mendapatkan bekal pendampingan materi, modul dan praktik baik untuk mempersiapkan guru-guru terbaik di Kabupaten Probolinggo agar mampu membangun ekosistem pembelajaran dan menjadi pemimpin sekolah yang berfokus pada pembelajaran (instructional leaders),” kata Analis Kebijakan Muda Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Massajo selaku Panlok (Panitia Lokal) Kabupaten Probolinggo.

Tema yang dibahas pada kegiatan lokakarya 2 PGP angkatan 7 tahun 2023 adalah “Visi Perubahan Lingkungan Belajar”. Penyelenggaraan kegiatan ini mengacu pada surat undangan peserta dari BBGP Nomor : 0590/B7.4.07/2023 tanggal 6 Pebruari 2023.

Kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Tugas Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Nomor : 094/885/426.101/2023 bagi jenjang PAUD, SD dan SMP. Sementara peserta dari jenjang SMA/SMK surat resminya diterbitkan oleh Cabang Dinas Pendidikan Kab/Kota Probolinggo.

“Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) sebagai bagian dari rangkaian kebijakan Merdeka Belajar episode kelima yang didesain untuk mempersiapkan guru-guru terbaik di Kabupaten Probolinggo untuk menjadi pemimpin sekolah yang berfokus pada pembelajaran (instructional leaders),” jelasnya.

Menurut Massajo, PPGP sebelumnya telah dilaksanakan rangkaian tugas dan kegiatan tentang Belajar Mandiri melalui modul, daring dan pendampingan individu oleh PP-nya masing-masing.

“Melalui berbagai aktivitas pembelajaran dalam PPGP, calon pimpinan sekolah masa depan diharapkan dapat memiliki kompetensi dalam pengembangan diri dan orang lain, pengembangan pembelajaran, manajemen sekolah serta pengembangan sekolah,” terangnya.

Massajo menyampaikan bahwa Calon Guru Penggerak (CGP) semaksimal mungkin dengan semangat mempelajari materi-materi bekal kepemimpinan dengan sistem on-the-job learning dimana selama belajar, guru tetap menjalankan perannya di sekolah sekaligus menerapkan pengetahuan yang didapat dari ruang pelatihan ke dalam pembelajaran di kelas.

“Pendekatan pembelajarannya juga menggunakan siklus inkuiri yang sarat dengan refleksi dan praktik langsung, baik bersama sesama CGP maupun rekan sejawat di sekolah. Selain itu pendampingan individu di lapangan oleh pengajar praktik menjadi kunci dari keberhasilan implementasi konsep di kelas atau sekolah CGP,” tegasnya.

Penyajian pembelajaran secara kolaboratif dipandu oleh para Pengajar Praktik mulai dari penjelasan teknis, diskusi tanya jawab umpan balik, diskusi kelompok dan paparan hasil diskusi sampai pada kesimpulan refleksi hasil belajar. Kegiatan ini berakhir pada pukul 15.30 WIB dengan tertib dan lancar. (wan)