Depan > Kemasyarakatan > 10 Pejabat Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Sesepuh Tengger

10 Pejabat Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Sesepuh Tengger

Reporter : Mujiono
SUKAPURA – Warga Hindu Tengger yang berada di kawasan Gunung Bromo menggelar resepsi Yadnya Kasada 1944 Saka, Rabu (15/6/2022) malam di Pendopo Agung Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo.

Resepsi Yadnya Kasada yang dilakukan sebelum prosesi ritual doa bersama di Pura Luhur Poten dan larung sesaji ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa beserta Forkopimda Provinsi Jawa Timur, Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko beserta anggota Forkopimda Kabupaten Probolinggo.

Disela-sela resepsi tersebut, 10 pejabat di lingkungan Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Probolinggo dikukuhkan sebagai warga kehormatan sesepuh Tengger oleh Dukun Pandhita Tengger. Pengukuhan ini ditandai dengan pemasangan slempang orange.

Ke-10 pejabat yang dikukuhkan tersebut diantaranya Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa, Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi, Kajati Jawa Timur Dr. Mia Amiati, Danrem 083 Baladhika Jaya Kolonel Infantri Yudhi Prasetyo dan Danpomal Koarmada Ini Kolonel Laut (PM) Agus Setiawan.

Selanjutnya, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Arh. Arip Budi Cahyono, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani, Kajari Kabupaten Probolinggo David Palapa Duarsa, Ketua PN Kraksaan Agus Akhyudi dan Plt. Kepala Balai Besar TNBTS Novita Kusuma Wardani.

Tokoh Adat Masyarakat Tengger Supoyo menyampaikan malam resepsi peringatan Yadnya Kasada tahun ini tetap dengan menerapkan ketentuan-ketentuan protokol kesehatan karena masih dalam situasi pandemi Covid-19.

“Tentunya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur dan seluruh pejabat yang hadir saat ini. Semoga seluruh rangkaian acara ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ungkapnya.

Sementara Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menyatakan perayaan Yadnya Kasada menjadi bukti kerukunan hidup umat beragama yang tulus, tidak hanya menjadi contoh praktik pluralisme yang baik, tetapi juga dipercaya menjadi pilar harmonisasi kehidupan masyarakat. Hal ini menjadi modal semangat untuk membangun dan mensejahterakan seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat Tengger.

“Pada perayaan ritual Yadnya Kasada saat ini merupakan bentuk kesiapan kita untuk beradaptasi dengan harapan seluruh aktivitas dapat berjalan normal kembali, meskipun dengan aturan-aturan yang harus dipatuhi. Hal ini telah diwujudkan oleh masyarakat Tengger bahwa dalam kedisiplinan yang kuat dalam situasi pandemi nantinya dapat terlewati,” ujarnya.

Sedangkan Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan merupakan kebahagian yang luar biasa baginya mendapatkan penghormatan sebagai warga sesepuh Tengger pada malam resepsi Yadnya Kasada tahun 2022.

“Terima kasih atas seluruh penghormatan yang telah diberikan. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Tengger pada khususnya dan masyarakat Kabupaten Probolinggo pada umumnya,” katanya. (y0n)