Saturday, September 18, 2021
Depan > Pemerintahan > LKPJ Bupati Tahun 2019 Mulai Dibahas Secara Online

LKPJ Bupati Tahun 2019 Mulai Dibahas Secara Online

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Probolinggo Tahun 2019 mulai dibahas oleh eksekutif dan legislatif. Pembahasan diawali dengan penyampaian Nota Penjelasan Bupati pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Probolinggo yang dilakukan secara online melalui teleconference dengan menggunakan aplikasi zoom cloud meeting di tengah-tengah pandemi Corona Virus Disease (COVID-19), Kamis (23/4/2020).

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono dan sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) menyampaikan Nota Penjelasan Bupati terkait LKPJ dari Peringgitan Rumah Dinas Bupati Probolinggo. Sementara Pimpinan DPRD Kabupaten Probolinggo dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo berada di Kantor DPRD Kabupaten Probolinggo.

Baik di Peringgitan Rumah Dinas Bupati Probolinggo maupun Kantor DPRD Kabupaten Probolinggo sama-sama menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Semua peserta menerapkan physical distancing dengan jarak antar peserta sekitar 2 meter serta memakai masker.

Penyampaian LKPJ Bupati Probolinggo tahun 2019 secara online ini dimonitor seluruh OPD dan instansi vertikal lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Rapat paripurna dalam bentuk jarak jauh ini merupakan rapat yang membahas tentang kewajiban konstitusional Kepala Daerah kepada DPRD Kabupaten Probolinggo yang merupakan representasi dari masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Dalam nota penjelasan Bupati Probolinggo yang dibacakan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE disebutkan bahwa kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah meliputi pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah.

“Realisasi pendapatan daerah sebesar Rp 2.395.904.863.676,63, realisasi belanja daerah sebesar Rp 2.349.500.851.481,60, realisasi penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp 189.429.916.962,30 dan realisasi pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp 6.252.500.000,” katanya.

Secara umum penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat pada tahun 2019 dapat berjalan dengan baik, berkat dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak, utamanya pimpinan dan anggota DPRD, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta segenap komponen masyarakat.

“Program dan kegiatan yang tertuang dalam APBD tahun 2019 dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana, sehingga keberhasilan dan prestasi yang dicapai selama ini cukup menggembirakan. Meskipun masih ditemui beberapa permasalahan yang memerlukan strategi dalam peneyelesaiannya,” jelasnya.

Untuk selanjutnya kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat, menjadi bahan evaluasi untuk secara terus menerus diperbaiki dan ditingkatkan dengan mengoptimalkan segala sumber daya dan dukungan semua pihak dengan harapan secara bertahap dapat mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean governance).

“Atas nama Pemerintah Daerah, pada kesempatan ini saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya atas kerja sama dan dukungan pimpinan serta segenap anggota DPRD. Demikian pula ucapan terima kasih disampaikan kepada Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan parpol, ormas dan segenap elemen masyarakat yang telah secara bersama-sama berupaya menciptakan situasi kondusif di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut dibentuk Panitia Khusus (Pansus) I, II, III dan IV yang akan melakukan pembahasan atas Nota Penjelasan Bupati Tentang LKPJ tahun 2019. (wan)