Sunday, September 19, 2021
Depan > Kesehatan > Varian Virus Covid-19 Delta Plus Belum Pasti Lebih Berbahaya dan Lebih Menular

Varian Virus Covid-19 Delta Plus Belum Pasti Lebih Berbahaya dan Lebih Menular

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Varian virus Covid-19 penularannya masih belum pasti lebih cepat dan lebih berbahaya dari varian delta yang asli. Sebab datanya masih sedikit. Pusat Pengendalian dan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) masih memasukkan varian Delta Plus ke klompok varian Delta.

“Demikian pula WHO, yang belum jelas menyatakan Delta Plus ini lebih berbahaya atau lebih menular. Belum juga diketahui apakah varian Delta Plus dapat menembus pertahanan orang yang mempunyai antibody alami atau yang telah divaksinasi,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

Menurut Dewi, varian Delta “asli” memang dapat menurunkan efikasi vaksin, tetapi untuk varian Delta Plus belum ada cukup bukti yang membuktikan hal tersebut.

“Sebenarnya yang menjadi kekhawatiran dari varian baru ini adalah kekhawatiran para ahli bahwa varian ini dapat mengganggu pengobatan untuk pasien Covid-19 yang akan membutuhkan terapi antibodi monoclonal,” jelasnya.

Dewi menambahkan antibodi monoclonal ini bagus dan bisa menyelamatkan nyawa pasien Covid-19. Sebab obat-obat tersebut sudah mendapatkan izin Emergency Use Authorization (EUA).

“Varian Delta Plus ini dikhawatirkan tidak mempan dengan obat antibodi monoclonal sehingga akan mengurangi hasil pengobatannya, kita tunggu saja hasil penelitiannya,” pungkasnya. (wan)