Tuesday, June 25, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Tumbuhkan Nasionalisme, Kecamatan Sumberasih Gelar Lomba Menyanyi Solo

Tumbuhkan Nasionalisme, Kecamatan Sumberasih Gelar Lomba Menyanyi Solo

Reporter : Syamsul Akbar
SUMBERASIH – Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-78 Kemerdekaan RI, Panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Kecamatan Sumberasih menggelar lomba menyanyi solo di Kantor Kecamatan Sumberasih pada Senin dan Selasa (21-22/8/2023).

Lomba menyanyi solo yang dibuka oleh Camat Sumberasih Agus Setijono ini diikuti oleh 40 orang peserta yang terdiri dari guru KB, TK, RA, SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK, pegawai kecamatan, polsek, koramil, KUA, puskesmas, Pustu, BKKBN serta istri kepala desa/sekretaris desa/perangkat desa/kader.

Dalam lomba menyanyi solo ini, mereka harus menyanyikan 2 (dua) buah lagu. Yakni lagu wajib Indonesia Raya dan lagu pilihan (lagu nasional/lagu daerah). “Kriteria penilaian meliputi vocal, performance, tempo dan dinamika,” kata Ketua PHBN Kecamatan Sumberasih Busro.

Pembukaan lomba menyanyi solo ini ditandai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Gebyar-gebyar oleh Camat Sumberasih Agus Setijono. Bahkan aksi dadakan inipun mendapatkan applaus dari seluruh panitia dan peserta. Merekapun ikut bernyanyi bersama-sama.

Busro menyampaikan lomba menyanyi solo ini bertujuan untuk memupuk rasa cinta tanah air dan bangsa. Serta melatih para warga di Kecamatan Sumberasih sudah terbiasa dengan lagu Indonesia Raya dan lagu-lagu nasional maupun lagu-lagu daerah lainnya.

“Mungkin lomba menyanyi solo lagu kebangsaan Indonesia Raya ini baru pertama kalinya di Kabupaten Probolinggo. Sebab biasanya itu adalah karaoke dangdutan. Menurut kami lagu dangdutan itu sudah biasa, tetapi kalau lagu kebangsaan Indonesia Raya tentunya akan memupuk kembali rasa cinta tanah air dan bangsa serta menumbuhkan rasa nasionalisme,” jelasnya.

Melalui lomba menyanyi solo ini Busro mengharapkan semua warga yang ada di wilayah Kecamatan Sumberasih bisa menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan baik dan benar. “Sekaligus tersosialisasinya lagu-lagu nasional dan daerah yang wajib dikembangkan melalui kebhinnekaan di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Sementara Camat Sumberasih Agus Setijono menyambut baik digelarnya lomba menyanyi solo dalam rangka memperingati HUT ke-78 Kemerdekaan RI. Kegiatan ini merupakan sebuah kegiatan yang positif guna menumbuhkembang rasa cinta tanah air dan bangsa.

“Semoga kegiatan serupa dapat dilaksanakan sampai di tingkat desa sehingga lagu-lagu nasional dan lagu daerah yang sudah lama tidak dinyanyikan (dilupakan) dapat berkumandang di seluruh wilayah desa Kecamatan Sumberasih serta dapat menyemangati kemeriahan peringatan HUT ke-78 Proklamasi Kemerdekaan yang bernilai juang dan cinta tanah air,” katanya. (wan)