KRAKSAAN – Gerakan Yuk Ngampus (GYN) Kabupaten Probolinggo terus berupaya membuka akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah. Salah satunya melalui dialog interaktif di LPPL Radio Bromo FM, Sabtu (31/1/2026).dengan mengangkat tema “Membuka Akses, Menjemput Masa Depan”.
Dialog ini bertujuan memotivasi pelajar tingkat SLTA agar tidak ragu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, meskipun menghadapi tantangan ekonomi maupun stigma sosial yang kerap menghambat langkah mereka.
Dalam diskusi tersebut, Ketua Umum GYN Dimas bersama Wakil Ketua Umum GYN Ayu berbagi pengalaman pribadi tentang perjuangan menembus seleksi masuk perguruan tinggi. Keduanya menceritakan dinamika yang dialami, mulai dari kegagalan di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) hingga proses bangkit dan menemukan peluang lain.
Dalam podcast bertajuk “Membuka Akses, Menjemput Masa Depan”, Ayu menegaskan bahwa kuliah bukan semata-mata mengejar gelar akademik.
“Perguruan tinggi adalah ruang untuk meningkatkan self-value. Bukan hanya soal ijazah, tetapi tentang pengalaman, relasi dan cara kita membangun masa depan,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Dimas mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak menjadi mahasiswa “kupu-kupu” (kuliah–pulang, kuliah–pulang). Ia mendorong mahasiswa aktif dalam organisasi, baik di dalam maupun di luar kampus, guna mengasah keterampilan non-akademik.
“Organisasi menjadi ruang penting untuk melatih kepemimpinan, komunikas dan kepekaan sosial yang sangat dibutuhkan di dunia kerja,” jelasnya.

Dimas juga memaparkan akses masuk perguruan tinggi kini semakin terbuka melalui berbagai jalur, seperti SNBP yang berbasis nilai rapor dan SNBT yang murni melalui tes tanpa biaya uang gedung. Selain memberikan edukasi teknis pendaftaran, GYN yang berdiri sejak 2016 ini juga aktif memberikan solusi praktis bagi calon mahasiswa, mulai dari informasi hunian kos hingga bimbingan belajar.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya GYN untuk memperbaiki potret pendidikan di Kabupaten Probolinggo yang saat ini masih berada di peringkat bawah di Jawa Timur.
Melalui dialog interaktif ini, GYN kembali menegaskan pendidikan tinggi merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas diri, relasi dan pengalaman, termasuk peluang mengikuti program pertukaran pelajar.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam satu dekade perjalanannya, Gerakan Yuk Ngampus mengundang seluruh siswa SLTA untuk menghadiri Expo Kampus yang akan digelar pada 14 Februari 2026.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah konsultasi langsung bagi pelajar dalam menyusun strategi masuk perguruan tinggi impian demi masa depan yang lebih baik. ***
Penulis : Shafira Aulia
Editor : Tim Bromo Info
