Saturday, September 18, 2021
Depan > Pemerintahan > Tiga Pejabat Pilar Kabupaten Probolinggo Raih Journalist Award 2021

Tiga Pejabat Pilar Kabupaten Probolinggo Raih Journalist Award 2021

Reporter : Hendra Trisianto
PAJARAKAN – Bupati Probolinggo Hj. P Tantriana Sari SE diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo bersama dua pejabat anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Probolinggo lainnya yakni Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan dan Komandan Kodim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Imam Wibowo menerima Journalist Award 2021 dari Pokja Jurnalis Kraksaan, Sabtu (3/4/2021) pagi di gedung DPRD Kabupaten Probolinggo.

Penganugerahan yang terangkai dalam tajuk Awarding of Three Public Figures in the Handling and Prevention of Covid -19 Journalist Award 2021 tersebut dikhususkan kepada tokoh publik yang memiliki peran penting dalam penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. Dimana sejak awal pandemi Covid-19 ini mereka dinilai tanpa kenal lelah terus bersinergi dan mengawal program program penanganan Covid-19.

Selain kepada tiga tokoh publik, apresiasi serupa juga diberikan kepada tiga unsur masyarakat dan petugas pemerintah yang juga berpartisipasi dalam mendukung penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo.

Diantaranya adalah Ketua Forum Kabupaten Probolinggo Sehat (FKPS) dr Mirrah Samiyah, Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid -19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica serta kepada PT PJB UP Paiton sebagai salah satu perusahaan yang disiplin dengan penerapan protokol kesehatan yang begitu ketat dalam penanganan dan pencegahan Covid-19.

“Mereka semua yang berkesempatan mendapat penganugerahan ini merupakan perwakilan dari begitu banyak elemen masyarakat lainnya yang juga memiliki andil dan peran aktif selama ini dalam perjuangan melawan virus Covid-19. Karena Covid-19 adalah musuh kita bersama,” kata Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo dalam sambutannya usai menyerahkan piagam dan plakat Journalist Award.

“Seperti kita ketahui bahwa Covid-19 masih ada dan menjadi momok di dunia. Oleh karena itu kami pun tidak pernah lelah untuk terus konsisten dalam penerapan protokol kesehatan karena penanganan Covid-19 ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Semoga Kabupaten Probolinggo segera menjadi zona hijau dan pandemi ini segeralah berlalu. Terima kasih Pokja jurnalis Kraksaan,” tandasnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo mewakili Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE.

Tutug menyampaikan penghargaan penghormatan kepada Pokja Jurnalis Kraksaan yang telah menginisiasi Awarding 2021. Dimana Awarding ini juga merupakan refleksi bagi pihaknya untuk terus menghasilkan best practice kedepannya.

“Kami terima award ini sebagai salah satu refleksi kami untuk melangkah ke depan lebih baik lagi. Per hari ini tercatat 8 yang masih positif, mudah-mudahan terus berkurang. Kami Juga berharap kepada masyarakat pada momentum 10 April, tepatnya pada hari Jum’at mendatang, menjelang datangnya bulan suci Ramadan dan Harjakapro, kita berdoa mudah-mudahan Kabupaten Probolinggo menjadi zona hijau,” ungkapnya.

Sementara terpisah Abdul Jalil, Ketua Panitia Journalist Awarding 2021 menggemukakan, pertimbangan utama bagi pihaknya untuk memberikan award kepada seluruh tokoh kali ini salah satunya adalah langkah-langkah cepat dan kebijakan preventif yang tepat oleh pemerintah daerah sejak awal wabah guna mencegah dan mengantisipasi penyebaran dan penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Wartawan Media Koran Pantura ini menambakan, Polres Probolinggo dan Kodim 0820 juga banyak terlibat dalam penanganan wabah Covid-19, berbagai jenis kegiatan dan terobosan cerdas pun digagas seperti pembentukan Kampung Tangguh Semeru, pembentukan Tim Hunter Covid-19, Pole Position Traffic Light serta penyemprotan disinfektan secara masif.

“Dari sinilah kita bisa melihat dan membedakan bagaimana Kabupaten Probolinggo akhirnya dapat keluar dari zona merah dan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 yang mencuat tinggi. Selain karena jerih payah tenaga medis, pemerintah dan aparat penegak hukum, hal itu juga karena ada keterlibatan dari seluruh elemen masyarakat dalam penanganan wabah ini,” pungkasnya.

Untuk menghindari potensi penularan Covid-19, kegiatan ini juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan hanya dihadiri oleh undangan terbatas, yakni perwakilan pejabat dari lingkungan Pemkab Probolinggo, jajaran anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dan jurnalis Kabupaten Probolinggo.(dra)