Depan > Pemerintahan > Satu Peserta SKB CPNS 2021 Tempati Hot Room

Satu Peserta SKB CPNS 2021 Tempati Hot Room

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Setelah 2 (dua) hari pelaksanaan peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Kabupaten Probolinggo tahun 2021, hot room yang selalu disediakan oleh Panitia Selesai Daerah (Panselda) ini akhirnya terisi, Minggu (12/12/2021) siang.

Hot room atau ruangan khusus bagi peserta yang kondisi tubuhnya mencapai 37,3 derajat celsius, terkonfirmasi positif Covid-19 dan bagi mereka yang memiliki keluhan lainnya ini cukup terisolir dari peserta lainnya. Yakni memanfaatkan lorong bagian timur di Auditorium Madakaripura lantai V Kantor Bupati Probolinggo.

Ruang khusus tersebut akhirnya ditempati oleh seorang peserta perempuan asal Kabupaten Lumajang berinisial EP (24) yang memiliki asma yang cukup parah. Kondisinya tersebut menjadi lebih parah lagi akibat terpapar Covid-19 sekitar 9 (sembilan) bulan yang lalu. Sehingga jaringan paru-parunya bermasalah dan dampaknya ia tidak tahan dengan hawa dingin dan AC.

Atas kondisi tersebut dirinya terpaksa harus rela mengerjakan tes Computer Assisted Test (CAT) BKN-nya seorang diri di dalam bilik hot room dan harus didampingi petugas khusus dari BKN sepanjang waktu pengerjaan.

Sebelumnya, sadar akan kondisi fisiknya tersebut dari awal alur pada pintu masuk, EP langsung melaporkan kepada panitia. Alhasil dirinya pun mendapat perlakukan khusus, berbeda dengan peserta lainnya seperti mendapatkan fasilitas lift untuk naik ke lantai V dan dipersilahkan membawa serta obat inhaler pereda asma yang dibawanya dari rumah.

“Alhamdulillah panitia dan tim cukup cekatan dan ramah-ramah, terlebih untuk penanganan peserta berkebutuhan khusus seperti saya. Sehingga saya pun tetap aman dan siap menjalani tes ini,” ungkap EP bersemangat.

Sementara itu terpisah, Amndika Martin Nugroho, Kabid Pengadaan, Pemberhentian, Data dan Informasi, pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Probolinggo menjelaskan, dalam pelaksanaan test SKD maupun SKB CPNS pihaknya telah melakukan kesiapsiagaan secara maksimal.

Amndika mengatakan selain untuk selalu berupaya terciptanya pelayanan terbaik kepada seluruh peserta. Dan terutama protokol kesehatan yang ketat guna mencegah terciptanya klaster baru penularan Covid-19 selama pelaksanaan seleksi CPNS di lingkungan Pemkab Probolinggo.

“Dari awal kami panitia memang selalu berharap agar tidak ada satu pun peserta yang terkonfirmasi Covid-19 saat menjalani tes, meskipun untuk berjaga-jaga kami bersama BKN harus menyiapkan hot room sebelumnya,” tandasnya. (dra)