Depan > Kemasyarakatan > Raih 26 Suara, Zainul Hasan Pimpin KONI Kabupaten Probolinggo

Raih 26 Suara, Zainul Hasan Pimpin KONI Kabupaten Probolinggo

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – H. Zainul Hasan terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo periode 2022-2026 menggantikan Sugeng Nufindarko.

Dewan Pengawas Pengurus Kabupaten (Pengkab) Cabang Olahraga (Cabor) Bola Tangan Probolinggo ini terpilih dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) tahun 2022 di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Senin (22/8/2022).

Dalam proses pemilihan tersebut, Zainul Hasan memperoleh 26 suara. Unggul atas calon Sugeng Nufindarko yang hanya memperoleh 4 suara. Sementara 1 suara dari cabor PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) tidak bisa menyalurkan suaranya karena dianggap ada dualisme kepengurusan serta KONI Provinsi Jawa Timur dan KONI Kabupaten Probolinggo yang memilih abstain.

Proses pemilihan Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo yang dipimpin oleh Suhud didampingi HM. Mustadi dan Joko Rohani Sanjaya ini menggunakan voting secara terbuka. Masing-masing cabor menyampaikan pilihannya secara terbuka.

Usai terpilih, pimpinan sidang Suhud langsung menetapkan Tim Formatur beranggotakan ketua terpilih H. Zainual Hasan bersama sejumlah pengurus cabor untuk membentuk kepengurusan KONI Kabupaten Probolinggo periode 2022-2026.

Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo H. Zainul Hasan menyampaikan tugas pertama yang akan dilakukan adalah melengkapi kepengurusan KONI Kabupaten Probolinggo periode 2022-2026.

“Setelah itu saya akan bergerak cepat untuk mempersiapkan para atlit menuju Proprov (Pekan Olahraga Provinsi) Jawa Timur tahun 2023 yang akan berlangsung bulan Juli 2023 mendatang. Saya akan berusaha semaksimal mungkin dan bekerja sama dengan ketua cabor agar pada Porprov 2023 mendatang Kabupaten Probolinggo bisa lebih baik lagi dari sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Zainul, pekerjaan berat saat ini ada pada tahun 2023. Sebab tahun depan pihaknya akan langsung berlaga dalam Porprov Jawa Timur. Hanya ada jeda satu tahun setelah Porprov Jawa Timur tahun 2022. “Kalau target, saya sebagai manusia biasa tidak bisa menentukan target. Tapi yang jelas saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Untuk target pengembangan cabor jelas Zainul, pihaknya tidak bisa menentukan secara pribadi sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo. Sebab hal itu berkaitan dengan dana hibah.

“Dana hibah yang diterima oleh KONI berkisar itu-itu saja, maka untuk sementara hanya tetap 31 cabor. Apabila dikemudian hari stakeholder yang ada mendukung untuk menambah dana hibah, kami akan menambah cabor. Sebab apabila dana hibah bertambah maka cabor juga bertambah dan sebaliknya,” terangnya.

Sementara Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo periode 2018-2022 Sugeng Nufindarko mengharapkan pada kepengurusan yang baru ini bisa melanjutkan kepengurusannya menjadi lebih sukses lagi. “Kami sudah meletakkan dasar-dasar kepengurusan kONI yang benar, tinggal nanti dilanjutkan. Tujuannya untuk kemajuan olahraga di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Sugeng meyakini asalkan ada kemauan, maka kepengurusan KONI Kabupaten Probolinggo yang baru mampu meraih prestasi yang lebih baik. Yang penting semua harus bergerak, karena daerah lain itu terus bergerak sehingga tidak boleh santai-santai sebab mengurusi olahraga prestasi ini tidak mudah.

“Untuk menjadikan atlit saja harus dimulai SD. Contoh tenis lapangan itu harus dari SD sudah bisa pegang raket. Jika tidak, maka tidak akan sukses atau tidak akan menjadi atlit yang berprestasi,” pungkasnya. (wan)