Depan > Kesehatan > Puskesmas Tongas Launching Poli ANCT Tersentral

Puskesmas Tongas Launching Poli ANCT Tersentral

Reporter : Syamsul Akbar
TONGAS – Sebagai upaya untuk semakin memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, Puskesmas Tongas resmi melaunching Poli ANCT Tersentral, Senin (6/12/2021). Dengan adanya poli tersebut, pemeriksaan kehamilan menjadi nyaman dan menyenangkan.

Kepala Puskesmas Tongas Kurnia Ramadhani mengatakan Poli ANCT Tersentral ini bertujuan agar semua ibu hamil bisa mendapatkan layanan 10T pemeriksaan kehamilan meliputi timbang berat badan, tekanan darah, tentukan status gizi (LILA > 23,5), pengukuran tinggi Rahim, tentukan letak dan denyut jantung janin, imunisasi tetanus lengkap, tablet tambah darah, tes laboratorium, tatalaksana dan pengobatan serta temu wicara dengan dokter, dokter gigi, bidan, ahli gizi dan lain-lain.

“Selain itu, untuk meningkatkan kepuasan pasien dan mengurangi waktu tunggu sehingga semua ibu hamil termotivasi untuk memeriksakan kehamilannya dan meningkat pula kesehatan ibu serta janinnya. Mudah dan menyenangkan karena terletak di satu area (dokter, dokter gigi, bidan, ahli gizi, laborat, pendaftaran dan obat),” katanya.

Menurut Nia, pelayanan Poli ANCT Tersentral di Puskesmas Tongas ini diberikan setiap hari Senin dan Rabu di satu area pelayanan. Selebihnya akan dilayani melalui Poli KIA yang berada di ruang depan. Itupun setiap pelayanan ruangannya terpisah-pisah.

“Dalam Poli ANCT ini, semua tenaga kesehatan mulai dokter, bidan dan lain sebagainya berkumpul di belakang, sehingga sekali daftar pasien ibu hamil sudah mendapatkan semua pelayanan,” jelasnya.

Nia menerangkan, meskipun pada waktu ada pelayanan Poli ANCT semua petugas ada di belakang, tetapi pelayanan di depan tetap berjalan seperti biasanya. Ini upaya kita menspesialkan agar ibu hamil mau dan puas terhadap pelayanan ANCT.

“Jika pelayanan Poli ANCT bagus, maka bisa meningkatkan kesehatan ibu hamil dan keselamatannya sehingga terpantau kesehatan kehamilan dan menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di wilayah Puskesmas Tongas,” terangnya.

Lebih lanjut Nia menjeaskan setiap ibu hamil harus mendapatkan pelayanan pemeriksaan lengkap minimal dalam satu periode kehamilan sebanyak 2 (dua) kali di puskesmas terdekat secara gratis.

“Alhamdulillah, para ibu hamil merasa cukup puas karena suasana pelayanan di belakang sejuk dan berada dalam satu lokasi. Sehingga mereka tidak perlu bolak-balik ruangan untuk mendapatkan pelayanan pemeriksaan lengkap. Selain itu waktu tunggu juga sebentar karena pendaftaran dan obat ada satu lokasi,” tegasnya.

Dengan metode ini tambah Nia, pasien yang ada di depan juga merasa puas karena sama-sama tidak perlu antri. Apalagi di belakang itu ada fasilitas sofa, air minum dan taman yang bisa dinikmati oleh ibu hamil dan pendampingnya.

“Untuk kegiatan ANCT khusus daerah yang jauh karena akses yang terkendala tetap ada kegiatan mendatangi bersama tim tenaga kesehatan ANCT yang ada di Puskesmas Tongas,” pungkasnya. (wan)