Tuesday, February 27, 2024
Depan > Informasi Layak Anak > Sub PIN Polio Putaran 1 di Kabupaten Probolinggo Capai 97,03%

Sub PIN Polio Putaran 1 di Kabupaten Probolinggo Capai 97,03%

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Hingga Sabtu (20/1/2024) malam, Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio putaran pertama di Kabupaten Probolinggo mencapai 97,03% atau 140.934 anak dari total sasaran 145.243 anak se-Kabupaten Probolinggo.

Capain ini berhasil dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo sejak dilakukan pencanangan tetes pertama Sub PIN Polio oleh Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto, S.Sos., M.Si di Balai Desa Jorongan Kecamatan Leces pada Senin (15/1/2024).

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Dewi Vironica mengatakan sejak tanggal 15 hingga 20 Januari 2024, Pemkab Probolinggo melalui Dinkes berhasil melakukan penetesan imunisasi polio kepada 140.934 anak usia 0-7 tahun atau 8 tahun kurang sehari.

“Teman-teman masih terus berproses. Untuk 5 (lima) hari ke depan masih masa sweeping. Tapi Alhamdulillah update hari ini capaiannya mencapai 103,94% untuk target proyeksi dan untuk sasaran riil 97,03%. Untuk pusat memakai sasaran proyeksi dengan target minimal 95%. Tetapi target kita semua anak usia 0-7 tahun harus ditetes polio,” katanya.

Sesuai data laporan cakupan Sub PIN Polio putaran 1 Kabupaten Probolinggo 2024 jelas Dewi, capaian tertinggi di Kabupaten Probolinggo berada di Puskesmas Banyuanyar sebesar 108,73% atau 3.749 anak dari total sasaran 3.448 anak. Tetapi sebagian besar masih berproses. Ada beberapa sasaran yang belum datang, terutama anak sekolah karena sakit atau hujan kemarin.

“Masih ada waktu 5 hari kedepan untuk melakukan sweeping terhadap sasaran yang belum mendapatkan PIN polio. Rekan-rekan Puskesmas bisa dengan cara datang ke rumah-rumah maupun tetap membuka layanan di pos imunisasi (puskesmas, sekolah, posyandu dan ponkesdes),” jelasnya.

Menurut Dewi, sasaran riil untuk Kabupaten Probolinggo memang lebih banyak dari proyeksi sehingga capaian proyeksi lebih besar daripada riil. Tapi kalau dari pusat dan provinsi, menggunakan sasaran proyeksi sehingga Kabupaten Probolinggo sudah melebihi target 95%.

“Untuk dapat memutus mata rantai penularan polio di Kabupaten Probolinggo, capaian harus lebih dari 95% dan merata di semua wilayah puskesmas. Jadi bagi masyarakat yang memiliki anak usia 0 sampai 7 tahun atau 8 tahun kurang sehari atau sampai kelas 2 SD dan belum mendapatkan tetes polio, segeralah membawa putra putrinya ke puskesmas untuk mendapatkan layanan Sub PIN polio. Vaksin polio ini gratis, berupa vaksin tetes bukan suntikan dan belum pernah ada laporan menyebabkan efek samping,” pungkasnya. (wan)