KRAKSAAN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo menggelar tasyakuran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI tahun 2026 di aula Markas PMI Kabupaten Probolinggo di Desa Sumberlele Kecamatan Kraksaan, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief bersama perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para purna pengurus, purna staf serta relawan senior PMI.
Turut hadir para pengurus PMI Kabupaten Probolinggo, Kepala Markas, Kepala Unit Donor Darah (UDD) beserta staf PMI Kabupaten Probolinggo, anggota Korps Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela (TSR), Palang Merah Remaja (PMR) serta para pendonor darah sukarela.

Tasyakuran HUT ke-81 PMI ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Sekda Ugas Irwanto. Potongan tumpeng tersebut kemudian diserahkan kepada Ketua PMI Kabupaten Probolinggo dr. Adi Nugroho WD.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada enam pendonor darah sukarela yang telah mencapai 100 kali donor. Penghargaan diserahkan Sekda Ugas bersama Ketua PMI dr. Adi Nugroho kepada Heri Sulistyanto, Suparmo, Herman Permadi, Eddy Sugiono, Erwan Dwi Cahyono dan Bambang Sugito.
PMI Kabupaten Probolinggo juga menyerahkan bantuan pembuatan kamar mandi dan jamban kepada Suro, korban angin puting beliung asal Desa Curahtemu Kecamatan Kotaanyar.

Selain itu, dilakukan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) PMI Kabupaten Probolinggo secara simbolis kepada perwakilan pengurus, staf, KSR, TSR dan PMR. Mereka masing-masing yakni Rusminah mewakili pengurus, Samsul Arifin mewakili staf, Moh. Abi Lutfi mewakili KSR, Ustazah Aini dari SMP HATI mewakili TSR dan Aprilia mewakili PMR. Sekaligus penyerahan Keputusan Ketua PMI Kabupaten Probolinggo Tentang Pembentukan Forum Palang Merah Remaja Indonesia (Forpis) kepada Aprilia selaku Ketua Forpis.
Ketua PMI Kabupaten Probolinggo dr. Adi Nugroho menyampaikan tasyakuran HUT ke-81 PMI tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat semangat kepedulian dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aksi kemanusiaan.
“Peringatan HUT ke-81 PMI ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kepedulian, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aksi kemanusiaan serta memperkuat kolaborasi PMI dengan berbagai pihak dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Menurut Adi, tema HUT ke-81 PMI tahun 2026, yakni “Peduli, Bergerak, Bersama”, memiliki pesan penting dalam memperkuat gerakan kemanusiaan. “Peduli dimaknai dengan melihat, mendengar dan merasakan kondisi sesama. Bergerak berarti mengubah kepedulian menjadi tindakan nyata, sedangkan bersama menjadi kekuatan untuk menciptakan dampak yang lebih besar melalui kolaborasi,” jelasnya.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 PMI Kabupaten Probolinggo sebelumnya diawali dengan mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 PMI se-Jawa Timur di Gresik pada 17 September 2026. Selanjutnya pada 9 hingga 30 September 2026, PMI memberikan paket istimewa kepada para pendonor darah yang melaksanakan donor darah di Kantor UDD PMI Kabupaten Probolinggo di Kraksaan.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menyampaikan apresiasi terhadap kiprah PMI Kabupaten Probolinggo dalam kegiatan kepalangmerahan dan kemanusiaan.

“Pada kesempatan tasyakuran HUT ke-81 PMI tahun 2026 ini, kita semua patut bersyukur, karena PMI Kabupaten Probolinggo dengan segala keterbatasannya dapat semakin memantapkan kiprahnya dalam kegiatan kepalangmerahan dan kegiatan kemanusiaan di Kabupaten Probolinggo,” katanya.
Sekda Ugas menerangkan berbagai kekurangan yang masih dimiliki PMI menjadi tugas bersama untuk dibenahi. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran PMI memperkuat dan mengokohkan sinergitas tiga pilar PMI, yaitu pengurus, staf dan relawan.
“Saya meminta PMI meningkatkan kepekaan terhadap persoalan kemanusiaan dan sosial serta responsif dalam kegiatan kebencanaan dan kemanusiaan sesuai kapasitas yang dimiliki,” jelasnya.

Selain itu, Sekda Ugas mendorong PMI mengembangkan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan melalui jejaring, peningkatan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi.
“Di samping hal tersebut, PMI agar terus meningkatkan kemampuan dan kemandiriannya, baik kemampuan SDM-nya maupun kemandirian fiskalnya. Terus mengembangkan alternatif pendanaan melalui program-program CSR, Bulan Dana PMI maupun pengembangan Unit Pelayanan Darah, klinik dan unit usaha lainnya,” terangnya.

Sekda Ugas berharap PMI terus menjadi mitra kerja pemerintah daerah yang tangguh dalam mengatasi persoalan kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Penguatan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT), Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) serta upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim juga perlu terus dikembangkan. “Atas segala upaya luhur yang telah dilakukan PMI, sekali lagi saya sampaikan terima kasih,” pungkasnya. ***
Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info
