Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > PMI Kabupaten Probolinggo Berikan Sosialisasi dan Promosi Kesehatan Bagi Siswa SMKN 1 Dringu

PMI Kabupaten Probolinggo Berikan Sosialisasi dan Promosi Kesehatan Bagi Siswa SMKN 1 Dringu

DRINGU – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo terus memperkuat edukasi kesehatan di lingkungan sekolah. Bekerja sama dengan program CSR PT Paiton Energy, PMI memberikan sosialisasi dan promosi kesehatan kepada 40 siswa dan siswi SMKN 1 Dringu, Rabu (26/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, PMI menghadirkan Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Desa Dringu dan Kedungdalem Kecamatan Dringu sebagai narasumber. Para siswa mendapatkan materi mengenai Tuberkulosis (TBC), Leptospirosis dan HIV/AIDS, termasuk pentingnya upaya pencegahan penyakit menular.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan Training of Trainer (ToT) yang diberikan PMI kepada Tim SIBAT Desa Dringu dan Kedungdalem pada 24 Agustus 2026 di Aula Diklat BKPSDM Kabupaten Probolinggo.

Melalui pelatihan tersebut, anggota SIBAT mendapatkan pembekalan mengenai public speaking serta materi pencegahan TBC, leptospirosis dan HIV/AIDS. Pengetahuan dan keterampilan itu kemudian diterapkan dengan memberikan edukasi secara langsung kepada para pelajar.

Kegiatan promosi kesehatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Organisasi, Informasi dan Komunikasi, Pendidikan dan Pelatihan PMI Kabupaten Probolinggo Soedjono bersama Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Sosial dan Pelayanan Darah UDD PMI Kabupaten Probolinggo Ismail Pandji.

Kepala Bidang Organisasi, Informasi dan Komunikasi, Pendidikan dan Pelatihan PMI Kabupaten Probolinggo Soedjono mengatakan promosi kesehatan di sekolah merupakan bagian dari upaya PMI meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan penyakit menular.

Tim SIBAT Desa Kedungdalem Kecamatan Dringu memberikan materi dalam sosialisasi kesehatan di lingkungan sekolah SMKN 1 Dringu. (Foto : PMI)

“Promosi kesehatan di lingkungan sekolah ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan kepada siswa dan siswi SMKN 1 Dringu agar berperilaku hidup bersih dan sehat serta terhindar dari penyakit menular,” ujarnya.

Menurutnya, PMI tidak hanya memberikan edukasi secara langsung, tetapi juga mendorong terbentuknya agen-agen kesehatan di lingkungan masyarakat. Karena itu, para siswa yang mengikuti kegiatan diharapkan dapat meneruskan informasi yang diperoleh kepada keluarga dan lingkungan sekitar. “Kami berharap para siswa dan siswi juga menjadi agen atau kader kesehatan di lingkungan keluarga dan sekitarnya,” jelasnya.

Soedjono menjelaskan, pelibatan SIBAT dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan kapasitas relawan PMI di tingkat masyarakat. Setelah memperoleh pelatihan, mereka diberi kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan komunikasi dan edukasi kesehatan secara langsung.

“Setelah mendapatkan pelatihan ToT, SIBAT kita dorong untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan edukasi seperti ini. Harapannya kemampuan mereka semakin kuat dan informasi kesehatan bisa menjangkau masyarakat lebih luas,” terangnya.

Pihak SMKN 1 Dringu juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang dilaksanakan PMI. Kepala SMKN 1 Dringu menyampaikan apresiasi karena sekolahnya mendapat kesempatan menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi kesehatan. “Suatu kehormatan besar bisa terpilih untuk menjadi destinasi tempat untuk kegiatan sosialisasi kesehatan,” ungkapnya.

PMI Kabupaten Probolinggo berharap kegiatan edukasi kesehatan seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak sekolah. Dengan melibatkan SIBAT sebagai penggerak di lapangan, pesan mengenai pencegahan penyakit menular diharapkan semakin mudah diterima dan diterapkan oleh masyarakat. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info