Depan > Pemerintahan > Plt Bupati Timbul Lantik 189 Pejabat Fungsional Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah

Plt Bupati Timbul Lantik 189 Pejabat Fungsional Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko memimpin pelantikan dan pengukuhan 189 pejabat fungsional pengawas sekolah dan kepala sekolah di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Jum’at (8/7/2022) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Nanang Trijoko Suhartono, Inspektur Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Pejabat fungsional yang dilantik dan dikukuhkan terdiri dari 8 orang Pengawas TK, 28 orang Pengawas SD, 3 orang Pengawas SMP, 126 orang Kepala SD dan 24 orang Kepala SMP.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini ditandai dengan penandatanganan berita acara pelantikan secara simbolis mewakili agama Islam oleh Sri Ayu dan mewakili agama Kristen oleh Yusnita Ermiyanti disaksikan oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Pembangunan Agus Mukson dan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan dr. Mansur. Serta penandatanganan Pakta Integritas secara simbolis oleh Pengawas SMP Disdikbud Kabupaten Probolinggo Ahmad Arif Hermawan Catur Mastuki.

Dalam sambutannya Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengharapkan agar pejabat fungsional yang baru dikukuhkan ini menerima karunia dan amanah sebagai pengawas sekolah dan kepala sekolah ini dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab.

“Pergunakan waktu dan kesempatan yang ada untuk memberikan pelayanan pendidikan sebaik mungkin kepada masyarakat dan untuk meningkatkan indeks pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Plt Bupati Timbul menjelaskan, paradigma pendidikan saat ini menawarkan begitu banyak program, utamanya dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang bisa diikuti. Diantaranya program sekolah penggerak, menjadi pengajar praktik bagi guru penggerak, kampus mengajar dan masih banyak lagi yang lainnya.

“Dari semua program tersebut mempunyai tujuan untuk menciptakan profil pelajar pancasila, yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, berkebhinekaan global, bergotong royong dan kreatif,” jelasnya.

Menurut Plt Bupati Timbul hingga saat ini pendidikan merupakan kebutuhan mendasar yang sangat kompleks. “Pengawas sekolah dan kepala sekolah sebagai garda terdepan dituntut untuk mampu menjadi agen perubahan bagi ekosistem di lingkungannya,” terangnya.

Plt Bupati Timbul menerangkan pengawas sekolah dan kepala sekolah harus mempunyai kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi (manajerial dan akademik), evaluasi pendidikan, penelitian dan pengembangan serta sosial.

“Saya meminta pengawas sekolah dan kepala sekolah agar segera beradaptasi dengan tempat tugas yang baru, pelajari lingkungan sekitar, buat langkah-langkah perubahan nyata menuju ke arah yang lebih baik, bersiap untuk keluar dari zona nyaman,” ujarnya.

Lebih lanjut Plt Bupati Timbul menerangkan menjadi seorang pengawas sekolah mempunyai tanggungjawab penuh untuk menjalankan salah satu tugasnya dalam bidang pembinaan. Yaitu membina pendidik dan tenaga kependidikan di wilayah masing-masing. Tidak hanya dalam hal proses pembelajaran saja, namun juga pada pembentukan karakter dan pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran.

“Untuk kepala sekolah, juga memiliki tugas sebagai pemimpin di bidang pembelajaran, pengembangan kurikulum, administrasi staf dan kesiswaan, hubungan masyarakat serta yang paling mendasar adalah menjadi tauladan dalam pembentukan karakter siswa di lingkungan sekolah masing-masing,” terangnya.

Plt Bupati Timbul menegaskan bahwa kepala sekolah juga dituntut untuk memastikan anak usia sekolah di lingkungannya agar bisa terfasilitasi pendidikannya untuk meningkatkan angka harapan sekolah dan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Probolinggo.

“Banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah kita saat ini. Diantaranya bagaimana mendorong guru di Kabupaten Probolinggo ini untuk terus meningkatkan kompetensi dirinya yang nantinya akan banyak berdampak pada lingkungan belajar di sekolah, baik itu dengan rekan sejawat sesama guru, dengan pimpinan kepala sekolah dan tentunya berdampak pula pada kualitas siswa yang kita didik,” tegasnya.

Selanjutnya dilakukan pembinaan pejabat fungsional pengawas sekolah dan kepala sekolah oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Nanang Trijoko Suhartono, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifuddin serta Kepala Disdikbud Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi. (wan)