Sunday, September 26, 2021
Depan > Pemerintahan > Plt Bupati Probolinggo Audiensi Bersama Tim Pendamping Program Smart City

Plt Bupati Probolinggo Audiensi Bersama Tim Pendamping Program Smart City

Reporter : Hendra Trisianto
PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo berkomitmen menuju tatanan kota cerdas (Smart City). Hal ini merupakan tindak lanjut setelah Kabupaten Probolinggo terpilih menjadi kabupaten strategis nasional di bidang pariwisata, dimana Bromo Tengger Semeru sebagai pendukung utamanya.

Hal ini disampaikan Plt Bupati Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Yulius Christian saat melakukan audiensi bersama tim pendamping program smart city Kabupaten Probolinggo dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI, Selasa (7/09/2021).

Pertemuan tersebut juga sekaligus untuk melaporkan hasil bimbingan teknis tahap pertama Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) Kabupaten Probolinggo. Bimtek selama dua hari, Senin hingga Selasa (6-7/9/2021) di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo tersebut, juga untuk menganalisis potensi Kabupaten Probolinggo secara detail sebagai bahan perencanaan strategis Kabupaten Probolinggo untuk 5-10 mendatang.

Plt Bupati Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko mengatakan, disusunnya master plan smart city yang komprehensif dan aplikatif ini akan menjadi acuan bagi semua pihak untuk pengembangan Kabupaten Probolinggo untuk benar-benar menjadi daerah wisata.

Timbul Prihanjoko mengemukakan dengan mendukung suksesnya Program Strategi Nasional di Kabupaten Probolinggo melalui pengembangan Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional yakni Bromo Tengger Semeru. Kedepannya pihaknya ingin ada konektivitas antara potensi wisata yang ada dengan Gunung Bromo Tengger Semeru sebagai daya tarik utamanya.

‚ÄúSmart City adalah konsep kota cerdas yang dirancang mempermudah kegiatan masyarakat dalam mengelola sumber daya secara efektif dan efisien serta kemudahan masyarakat dalam mengakses informasi. Efek domino dari program ini tentu juga akan mendongkrak perekonomian masyarakat,” terangnya.

“Smart city merupakan tuntutan jaman dan kita Pemkab Probolinggo sangat concern dalam hal ini. Kami telah perintahkan kepada seluruh OPD untuk mendukung program ini dan kemudian bersama-sama mendorong masyarakat untuk bisa bersama-sama dengan kita,” imbuhnya.

Sementara tim pembimbing pendampingan smart city Kemenkominfo Farid Subkhan mengatakan, tujuan utama program smart city ini adalah bagaimana memanfaatkan sebaik-baiknya segala potensi Kabupaten Probolinggo, baik SDM, potensi alam, budaya dan pariwisata untuk kesejahteraan dan kemudahan masyarakat serta untuk keberlangsungan pembangunan jangka panjang.

Farid menjelaskan untuk memastikan master plan smart city dapat dijalankan secara maksimal, maka harus dibuatkan Peraturan Daerah atau minimal Peraturan Kepala Daerah. Hal ini untuk memastikan siapapun yang menjadi kepala daerah dimasa yang akan datang harus menjalankan program ini.

“Jadi Kabupaten Probolinggo, berpikirlah bahwa kita punya potensi Bromo Tengger Semeru. Dimana kita bisa mempromosikan dan mengkampanyekan bahwa kita ini adalah daerah wisata. Kita pikirkan bagaimana agar jika wisatawan itu ke Bromo, mereka juga berpikir untuk mampir ke potensi lainnya di Kabupaten Probolinggo,” terang Farid.

Intinya lanjut Farid, pihaknya ingin mengajak teman teman di Kabupaten Probolinggo untuk lebih berani, kreatif dan inovatif dalam bermimpi. Jangan terlalu dipikirkan dananya dari mana karena akan banyak sekali suport dan dukungan mengalir kepada kita nantinya.

“Kita harus terus menerus mengkampanyekan hal ini dan siapapun boleh untuk melakukan inovasi melalui pengembangan budaya dan pariwisata, kuliner dan apapun yang bisa mendukung dan membuat Kabupaten Probolinggo lebih terkenal,” pungkasnya. (dra)