Monday, May 10, 2021
Depan > Pemerintahan > Pemkab Peringati Hari Nusantara, Hari Bela Negara dan Hari Ibu Secara Bersamaan

Pemkab Peringati Hari Nusantara, Hari Bela Negara dan Hari Ibu Secara Bersamaan

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar 3 (empat) peringatan hari besar nasional sekaligus dalam satu upacara bersama di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo, Selasa (17/12/2019) pagi. Yakni, Hari Nusantara Tahun 2019, Hari Bela Negara ke-71 dan Hari Ibu ke-91 tahun 2019.

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H Soeparwiyono. Sementara seluruh petugas upacara berasal dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo.

Peringatan tiga hari besar nasional yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo ini diikuti oleh seluruh karyawan/karyawati di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Dalam momentum tersebut dibacakan teks ikrar bela negara oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto serta pembacaan sejarah singkat Hari Ibu oleh Kepada Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina.

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono menyampaikan bahwa peringatan Hari Nusantara mengambil tema “Nusantaraku Berdaulat, Indonesiaku Maju”. Dimana peringatan Hari Nusantara ini tidak terlepas dari perjuangan bangsa Indonesia untuk mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai negara kepulauan yang pertama kali tercetus melalui Deklarasi Djuanda 13 Desember 1957.

“Melalui peringatan Hari Nusantara Tahun 2019 ini, kita jadikan momentum dalam mempertebal semangat kebangsaan, persatuan dan kebersamaan di tengah kebhinekaan untuk tetap melaksanakan pembangunan nusantara,” katanya.

Terkait dengan peringatan Hari Bela Negara yang jatuh setiap tanggal 19 Desember, Sekda Soeparwiyono mengemukakan bahwa momentum ini adalah untuk menghormati dan mengajak semua warga negara untuk membela negara melebihi panggilan tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Bela negara menurutnya adalah tidak bisa hanya dilakukan dengan kekuatan fisik dan senjata semata, namun harus dilakukan melalui beragam upaya dan profesit.

“Bela Negara merupakan wadah peran dan kontribusi segenap komponen masyarakat, termasuk dunia usaha, dunia pendidikan, media, hingga tokoh pemuda dan tokoh agama, untuk memberikan sumbangsih kepada negara melebihi panggilan tugas yang menjadi tanggung jawabnya,” jelasnya.

Sementara berkaitan dengan peringatan Hari Ibu ke-91, dimana tema tahun ini adalah “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”, Sekda Soeparwiyono mengungkapkan bahwa perempuan Indonesia masa kini harus sadar bahwa mereka mempunyai akses kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk memperoleh sumber daya, akses terhadap ekonomi, politik, sosial dan sebagainya.

Melalui peringatan Hari Ibu ke-91 Sekda Soeparwiyono juga berharap agar momentum peringatan tahun ini dapat mendorong semua pemangku kepentingan guna memberikan perhatian dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. Hal ini untuk memberikan keyakinan bahwa perempuan akan mampu meningkatkan kualitas hidup, potensi dan kemampuan sebagai motor penggerak dan agen perubahan.

“Selamat Hari Nusantara Tahun 2019, Selamat Hari Bela Negara ke-71 dan Selamat Hari Ibu ke-91. Mari kita mantapkan sinergi antar segenap elemen bangsa agar kita semua semakin dimampukan untuk membawa Indonesia menjadi negara yang berdaulat, adil dan makmur serta berkepribadian dalam kebudayaan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan hadiah dan penghargaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur terhadap inovasi Permata Madu (Pemeriksaan Mata Semua Dusun) kepada Puskesmas Tongas Kabupaten Probolinggo sebagai Top 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 Kategori Kesehatan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono. (dra)

cww trust seal