Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Plh Sekda Hasyim Pimpin Apel HAB ke-77 Kemenag

Plh Sekda Hasyim Pimpin Apel HAB ke-77 Kemenag

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo menggelar upacara bersama segenap karyawan-karyawati dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-77 tahun 2023 di Alun-alun Kota Kraksaan, Selasa (3/1/2022) pagi.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari. Sementara petugas upacara saat itu adalah gabungan dari ASN di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo serta siswa-siswi madrasah. Seluruh undangan, petugas dan peserta upacara memakai pakaian busana nasional.

Upacara HAB ke-77 Kementerian Agama Tahun 2023 ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Akhmad Sruji Bahtiar beserta jajaran dan sejumlah alim ulama di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Dalam kesempatan tersebut Plh Sekda Hasyim menyerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun kepada 44 orang ASN di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo. Secara simbolis diserahkan kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Akhmad Sruji Bahtiar.

Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari mengajak kepada seluruh ASN Kementerian Agama untuk memperbaiki niat pengabdian dan pelayanan kepada umat. Jadikan peringatan HAB ini sekaligus sebagai penanda sejarah panjang pengabdian Kementerian Agama dalam melayani seluruh umat beragama di Indonesia.

“Setahun yang lalu, dalam peringatan HAB ke-76 Kementerian Agama, kita gelorakan semangat transformasi layanan umat. Alhamdulillah, secara bertahap, cita bersama itu mulai terwujud dan tampak hasilnya,” katanya.

Menurut Plh Sekda Hasyim, kini Kementerian Agama telah terlihat berubah. Birokrasinya lebih lincah dan responsif. Transformasi digital mulai berjalan, salah satunya dengan kehadiran Pusaka Super Apps, aplikasi layanan Kementerian Agama. Beragam inovasi digital juga terus dilakukan, mulai pusat hingga daerah.

“Semua itu merupakan upaya meningkatkan kualitas dan mendekatkan layanan kepada masyarakat. Lembaga pendidikan binaan Kementerian Agama juga terus berprestasi, di level nasional dan internasional,” jelasnya.

Pada HAB ke-77 tahun 2023 ini, Kemenag mencanangkan tagline “Kerukunan Umat untuk Indonesia Hebat”. Tugas berat mesti ditunaikan oleh seluruh ASN Kementerian Agama. Kerukunan sangat fluktuatif dan dinamis.

“Kerukunan sering menguji kita, lebih-lebih menjelang Pemilu 2024. Sejatinya, kerukunan adalah prasyarat pembangunan nasional. Pembangunan membutuhkan stabilitas dan stabilitas dapat terwujud bila antar masyarakat rukun dan damai,” terangnya.

Di tahun politik ini jelas Plh Sekda Hasyim, potensi terjadi ketidakrukunan di masyarakat akibat pilihan politik yang berbeda, tetap saja ada. Politisasi agama makin sering dilakukan untuk meraih efek elektoral. Politisasi tempat ibadah sebagai ajang kampanye, sudah mulai terjadi.

“Penggunaan politik identitas menjelang pemilu harus diantisipasi dan dimitigasi agar kerukunan umat tidak ternodai. Kita semua mesti belajar pada apa yang terjadi pada pesta demokrasi sebelumnya, di mana masyarakat terbelah yang hingga kini masih bisa dirasakan, terutama di media sosial,” tegasnya.

Lebih lanjut Plh Sekda Hasyim meminta tidak ada ASN Kementerian Agama yang partisan, apalagi ikut melakukan provokasi di tengah keragaman pilihan. ASN Kementerian Agama harus menjadi simpul kerukunan dan persaudaraan. Dan yakinlah bahwa kerukunan umat akan mengantarkan pada Indonesia hebat.

“Melalui peringatan HAB ke-77 ini juga mari kita jadikan momentum untuk meningkatkan soliditas organisasi. Kita harus berada dalam satu barisan yang kuat, kokoh dan terorganisir untuk Kementerian Agama yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (wan)