Reporter : Mujiono
DRINGU – Untuk meningkatkan kedisiplinan kinerja pegawai, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) kinerja di tahun 2023, Selasa (3/1) di halaman kantor DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo.
Dalam rakorev ini seluruh pegawai dan para penyuluh Keluarga Berencana (KB) di lingkungan DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo. Tujuannya adalah dapat meningkatkan kualitas kinerjanya dengan baik dan disiplin agar supaya nantinya dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Disela-sela kegiatan tersebut, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto menyerahkan Surat Perintah (SP) penempatan di tempat tugas yang baru kepada 12 orang penyuluh Keluarga Berencana (KB) yang berasal dari tenaga PNS dan tenaga PPPK di DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo.
Untuk tenaga PNS Erni Mustikowati bertugas sebagai Koordinator Balai KB Kecamatan Pakuniran, Kusnadi bertugas sebagai Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Balai Kecamatan Bantaran, Hanin bertugas di PKB Balai Kecamatan Banyuanyar dan Yuyun Marhenista bertugas di PKB Balai Kecamatan Maron.
Selanjutnya, Sulistyo bertugas di PKB Balai Kecamatan Krejengan, Akhmad Muhammad bertugas di PKB Balai Kecamatan Kuripan, Endang Budiati bertugas di PKB Balai Kecamatan Pajarakan, Solachodin bertugas di PKB Balai Kecamatan Maron serta Musyarrofah bertugas di PKB Balai Kecamatan Paiton.
Sedangkan Tenaga PPPK dan non PNS diantaranya, Yulia Isyatin dari bertugas sebagai PPPK Balai Kecamatan Kraksaan, Hendrianto bertugas non PNS di Balai Kecamatan Tiris dan Indra Kartikawati bertugas non PNS di Balai Kecamatan Gading.
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto menjelaskan, para pegawai khususnya di DP3AP2KB sebagai pelayanan publik haruslah lebih fokus dalam melaksanakan pekerjan dan selalu mentaati peraturan yang ada. “Lebih meningkatkan kedisiplinan kinerja dan menjalankan tugasnya yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, diawal tahun 2023 yang dilakukan dalam rakor dan evaluasi ini merupakan hal pentingnya adalah membangun semangat dan membangun komitmen mereka sesuai tupoksinya. “Dari evaluasi ini harapannya adalah nantinya lebih fokus dengan tupoksinya dan target kinerja dapat tercapai dengan baik serta masyarakat dapat merasakan hasil kinerja yang dilakukan oleh para penyuluh KB khususnya,” pungkasnya. (y0n)
