Depan > Kemasyarakatan > Pimpin PTMSI, KH Mahmud Ali Wafa Programkan Pembinaan Kelompok Umur

Pimpin PTMSI, KH Mahmud Ali Wafa Programkan Pembinaan Kelompok Umur

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Probolinggo memiliki nahkoda baru. Hal ini menyusul terpilihnya KH Mahmud Ali Wafa sebagai Ketua Umum Pengkab PTMSI Probolinggo periode 2022-2026.

Pengasuh Pondok Pesantren Darul Lughah wal Karomah Kraksaan tersebut terpilih secara aklamasi Musyawarah Kabupaten Probolinggo Luar Biasa (Muskablub) PTMSI Probolinggo periode 2022-2026.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Ketua Pengkab PTMSI Probolinggo yang baru dan benar-benar cinta olahraga tenis meja.

“Saya yakin ketua yang baru akan mampu memajukan tenis meja di Kabupaten Probolinggo. Harapannya di Porprov 2023 mendatang bisa meraih medali emas. Luar biasa beliau sampai membangun gedung olahraga sendiri,” katanya.

Sementara setelah terpilih sebagai Ketua Umum Pengkab PTMSI Probolinggo KH Mahmud Ali Wafa mengaku sudah menyiapkan sejumlah program. Salah satunya dengan melakukan pembinaan atlit berdasarkan kelompok umur.

“Memang sebelum menjadi ketua, saya mempunyai keinginan untuk melakukan seleksi atlit berdasarkan kelompok umur mulai dari MI, MTs dan MA di lingkungan pesantren. Setelah menjadi ketua, program ini akan saya lakukan demi menelurkan atlit-atlit berprestasi secara berjenjang agar pembinaannya tidak terputus,” katanya.

Sebenarnya Kiai Mahmud mengaku tidak menyangka terpilih sebagai Ketua Umum Pengkab PTMSI Probolinggo. Namun karena sudah mendapatkan amanah dari semua klub tenis meja di Kabupaten Probolinggo, ia pun bertekad memajukan tenis meja di Kabupaten Probolinggo.

“Kebetulan saya memang senang sekali bermain tenis meja dan sering mengajak bertanding baik di dalam maupun luar Kabupaten Probolinggo. Setelah menerima amanah ini tentunya akan menambah motivasi dan latihan atlit harus lebih ditingkatkan lagi,” tegasnya.

Untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun 2023 mendatang, pemilik klub Garuda ini bertekad bisa meraih medali. Salah satunya melalui kategori ganda. “Untuk mencapai target tersebut, kami akan memperbanyak pertandingan bagi atlit-atlit yang ada untuk mengasah kemampuan dan menambah jam terbangnya,” terangnya.

Kiai Mahmud menyampaikan salah satu keberhasilan atlit itu terletak kepada banyaknya mengikuti kejuaraan baik lokal, regional maupun nasional. Berdasarkan hal tersebut, selama ini pihaknya sering mengadakan pertandingan antar kecamatan. Biasanya diadakan saat menjelang imtihan maupun momentum lain seperti peringatan HUT Kemerdekaan RI.

“Ini akan menjadi salah satu program dengan mengintensifkan pertandingan atlit melalui kejuaraan. Disamping juga sering bertanding ke luar daerah dan mengikuti kejuaraan regional. Yang penting lagi rutin memberikan pembinaan kepada atlit, sehingga atlit merasa diperhatikan,” jelasnya.

Namun program terdekat Kiai Mahmud mengaku akan melakukan pembenahan manajemen terlebih dahulu. Sekaligus membenahi sistem latihan atlit yang selama ini kurang maksimal dengan menyiapkan pelatih-pelatih yang berkualitas.

“Harapannya semua pengurus dan klub harus saling bersinergi dan saling mendukung. Sebab sebagus apapun program tanpa adanya kerja sama dari semua pengurus dan klub, tentunya akan sia-sia dan tidak akan berhasil. Mohon dukungan dan kerja samanya agar cabang olahraga tenis meja ini bisa kembali meraih prestasi,” pungkasnya. (wan)