Sunday, May 19, 2024
Depan > Pendidikan > Pemkab Gelar Bimtek Dapodik Pendidikan Kesetaraan

Pemkab Gelar Bimtek Dapodik Pendidikan Kesetaraan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar bimbingan teknis (bimtek) data pokok pendidikan (dapodik) pendidikan kesetaraan, Rabu dan Kamis (10-11/8/2022).

Kegiatan yang digelar di ruang pertemuan SKB Kraksaan ini dibagi dalam 2 (dua) gelombang. Untuk gelombang pertama Rabu (10/8/2022) diikuti 52 peserta dari unsur Kepala dan operator SKB dan PKBM dan gelombang kedua Kamis (11/8/2022) diikuti 52 peserta dari unsur Kepala dan operator KB, SPS dan TP.

Selama kegiatan mereka mendapatkan materi seputar tata cara entri dapodik pendidikan kesetaraan dari narasumber M. Hasanudin dan Herman Dwi Cahyono dari Disdikbud Kabupaten Probolinggo.

Kepala Disdikbud Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi melalui Kepala Bidang Pembinaan PAUD, PNF Sulastri mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan SDM bagi PAUD, SKB dan PKBM dalam mengoperasikan aplikasi dapodik versi terbaru 2023.a.

“Lembaga harus mengimplementasikan dapodik versi terbaru. Selain itu, lembaga harus update dapodik agar sinkron dan tepat waktu sesuai dengan cut of dapodik tanggal 31 Agustus 2022,” katanya.

Menurut Sulastri, jika lembaga PAUD, SKB dan PKBM mampu melakukan entry di dapodik versi terbaru 2023.a maka nantinya lembaga tersebut memenuhi atau kesiapan asesmen nasional, pemenuhan data pelaksanaan UPK (Ujian Pendidikan Kesetaraan), untuk memenuhi BOP penyelenggaraan PAUD dan kesetaraan, pengajuan rehab dana dari APBN serta persiapan akreditasi.

“Intinya dapodik ini merupakan acuan dalam pengambil kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah. Sebab dapodik itu adalah sistem pendataan nasional terpadu dan merupakan sumber data utama pendidikan nasional,” jelasnya.

Sulastri menerangkan dapodik ini berisi data peserta didik, PTK/guru, data sekolah (sarana prasarana dan rombel) serta progress data semua jenjang. “Selama ini lembaga sudah melakukan entry dapodik versi sebelumnya 2023,” terangnya.

Lebih lanjut Sulastri menambahkan selama ini kendalanya operator lembaga PAUD, SKB dan PKBM itu ada yang tidak update dan tidak entry dapodik. Harapannya dengan kegiatan ini nantinya bisa segera update.

“Harapannya operator lembaga mulai melakukan update agar datanya bisa update, sinkron dan valid sampai pada 31 Agustus 2022. Dapodik ini salah satunya untuk data calon penerima BOP PAUD dan kesetaraan tahun 2023. Selama ini kita sudah melakukan pendampingan entry dan ingin membantu lembaga yang mempunyai masalah dan kesulitan,” pungkasnya. (wan)