Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-277, Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo membagikan takjil secara serentak, Selasa (18/4/2023).
Pembagian takjil ini serentak di pusat-pusat di beberapa titik. Diantaranya depan Kantor Bupati Probolinggo di Kraksaan, Kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) di Dringu, depan Perkantoran Diklat di Dringu serta di depan kantornya masing-masing. Sasarannya adalah masyarakat yang melintas di jalan raya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo Taufik Alami selaku Ketua Panitia Harjakapro ke-277 mengatakan pembagian takjil secara serentak oleh ASN di lingkungan Pemkab Probolinggo ini merupakan petunjuk langsung dari Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko.
“Selanjutnya Bapak Sekda (Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Red) memerintahkan saya untuk melakukan takjil serentak yang diikuti oleh seluruh OPD, kecamatan, puskesmas dan pemerintah desa. Bagaimana bumi Kabupaten Probolinggo pada hari yang sama serentak melaksanakan pembagian takjil,” katanya.
Taufik mengharapkan pembagian takjil serentak ini memberikan manfaat kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo khususnya ataupun masyarakat luar Kabupaten Probolinggo yang melintas di daerah Kabupaten Probolinggo. “Intinya berbuat kebaikan dan membuat amal yang baik di bulan Ramadhan sehingga lebih tampak kebersamaannya untuk peduli terhadap sesama,” jelasnya.
Menurut Taufik, inilah bentuk kepedulian dari ASN Kabupaten Probolinggo terhadap sesama. Kegiatan pembagian takjil serentak ini merupakan yang pertama kali di Kabupaten Probolinggo.
“Teman-teman OPD, Camat, pemerintah desa ataupun puskesmas ataupun organisasi lainnya biasanya melakukan takjil tapi tidak berbarengan. Bagaimana kalau berbarengan serentak dengan demikian ruh kebersamaan untuk peduli terhadap sesama lebih tampak,” terangnya.
Taufik menegaskan ini yang dimaksud dengan suasana kegotongroyongan. Harapannya semoga tahun depan bisa lebih meriah dan diikuti oleh banyak lagi. Pihaknya salut ternyata tidak hanya diikuti oleh ASN saja, ada lembaga-lembaga swasta, kelompok media, ormas-ormas melakukan pembagian takjil secara bersamaan .
“Saya melihat di beberapa daerah ada dari NU dan Muslimat NU, kelompok pemuda seperti karang taruna akhirnya luar biasa semacam gotong royong untuk berbuat positif dan semangat gotong royong untuk bakti sosial. Hakekatnya ini bagaimana kegiatan-kegiatan sosial ini sebagai contoh untuk meningkatkan kembali cinta sesama melalui kegiatan bakti sosial pembagian takjil secara serentak,” pungkasnya. (wan)
